Hari Bumi 2026: Pertamina EP Sangatta Tanam 333 Pohon Penyerap Karbon, Libatkan Multi Pihak
JAKARTA Menyambut peringatan Hari Bumi 2026 yang jatuh setiap 22 April, PT Pertamina EP (PEP) Sangatta Field menggelar aksi penanaman po
NASIONAL
JAKARTA - Ketua DPR RI, Puan Maharani, menegaskan bahwa cita-cita Indonesia Emas bukan sekadar impian, tetapi sebuah janji luhur yang harus diperjuangkan bersama seluruh elemen bangsa. Hal tersebut disampaikan Puan dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia pada Minggu, 17 Agustus 2025.
"Delapan dekade Indonesia merdeka menjadi momen penting untuk merefleksikan perjalanan bangsa sekaligus memperkuat komitmen membangun masa depan bersama," ujar Puan.
Menurut cucu Proklamator RI, Soekarno, kemerdekaan tidak boleh berhenti sebagai seremoni tahunan. Maknanya harus dirasakan secara nyata dalam kehidupan masyarakat sehari-hari. Ia menekankan pentingnya kehadiran negara dalam kehidupan rakyat.
"Makna merdeka bagi rakyat harus dirasakan setiap hari: dapur tak lagi kosong, biaya sekolah anak tak membuat orang tua berutang, dan layanan kesehatan dapat diakses tanpa rasa khawatir," jelasnya.
Puan juga mengingatkan bahwa usia Indonesia yang kini 80 tahun harus menjadi bahan refleksi, bukan sekadar perayaan. Baginya, ukuran sejati kemerdekaan bukan pada lamanya negara berdiri, tetapi pada seberapa besar negara hadir dan meringankan beban rakyatnya.
"Apakah harga pangan terjangkau bagi rakyat kecil? Apakah orang tua masih harus berutang untuk menyekolahkan anak? Apakah masyarakat desa dan perbatasan bisa mengakses layanan kesehatan tanpa menempuh perjalanan berjam-jam?" tanyanya retoris.
Tema besar HUT ke-80 RI yakni Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju, menurut Puan, hanya bisa diwujudkan jika negara menghadirkan kebijakan yang konkret dan berpihak pada rakyat.
"Negara harus hadir dengan kebijakan yang tak sekadar indah di atas kertas, tetapi benar-benar meringankan hidup rakyat di tengah ketidakpastian ekonomi global," ujarnya.
Ia menambahkan bahwa kemajuan yang telah dicapai sejauh ini adalah modal untuk melangkah lebih jauh, sementara kekurangan yang masih ada bisa dikejar melalui semangat gotong royong dan persatuan nasional.
"Kita masih punya waktu menunaikan panggilan sejarah, membuat kebijakan hari ini yang menjamin masa depan Indonesia cerah, bermartabat, dan hebat demi kesejahteraan serta keadilan sosial bagi seluruh rakyat," ucap Puan.
Di akhir pidatonya, Puan mengajak seluruh bangsa Indonesia untuk tidak melupakan makna kemerdekaan dan terus menyalakan semangat gotong royong sebagai warisan luhur para pendiri bangsa.
"Dirgahayu ke-80 Republik Indonesia. Semoga semangat kemerdekaan senantiasa menjadi landasan kebijakan yang berpihak pada rakyat, sekaligus pelita harapan untuk Indonesia merdeka yang sejati," tutupnya.*
JAKARTA Menyambut peringatan Hari Bumi 2026 yang jatuh setiap 22 April, PT Pertamina EP (PEP) Sangatta Field menggelar aksi penanaman po
NASIONAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengusut kasus dugaan suap proyek jalur kereta di Kementerian Perhubungan (Kemenhub). T
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengungkapkan adanya permintaan ekspor pupuk urea dari empat negara di tengah dinamika pasok
EKONOMI
JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyoroti lemahnya pengawasan dalam sejumlah proyek infrastruktur nasional. Ia menyebut, kur
EKONOMI
JAKARTA Aksi unjuk rasa mahasiswa dan elemen masyarakat di depan Kantor Gubernur Kalimantan Timur berujung ricuh. Menanggapi hal itu, Part
POLITIK
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengusulkan pembatasan masa jabatan ketua umum partai politik maksimal dua periode. Usulan ini
POLITIK
JAKARTA Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Choiri Fauzi menyebut UndangUndang Perlindungan Pekerja Rumah
NASIONAL
MEDAN Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution menyentil Bupati Batu Bara Baharuddin Siagian terkait wacana pemekaran wilayah menjadi Provin
POLITIK
JAKARTA Peringatan Hari Kartini 2026 dimaknai berbeda oleh Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Koperasi (Kemenkop). Tak sekadar sere
NASIONAL
JAKARTA Menteri Luar Negeri RI Sugiono menegaskan keberadaan kapal perang Amerika Serikat (AS) di Selat Malaka bukanlah hal baru. Ia menye
POLITIK