BREAKING NEWS
Minggu, 22 Februari 2026

Ketum IMO-Indonesia Instruksikan Dukungan Penuh untuk Presiden Prabowo: Lawan Hoaks, Perkuat Pemerintahan

gusWedha - Selasa, 02 September 2025 13:40 WIB
Ketum IMO-Indonesia Instruksikan Dukungan Penuh untuk Presiden Prabowo: Lawan Hoaks, Perkuat Pemerintahan
Ketua Umum Ikatan Media Online (IMO) Indonesia, Yakub F. Ismail,(foto : gus wedha/bitv)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA - Ketua Umum Ikatan Media Online (IMO) Indonesia, Yakub F. Ismail, mengeluarkan instruksi tegas kepada seluruh jajaran pengurus IMO, mulai dari Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) hingga Dewan Pimpinan Cabang (DPC), untuk memberikan dukungan penuh terhadap kepemimpinan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

Instruksi ini muncul di tengah meningkatnya dinamika sosial dan politik nasional beberapa hari terakhir. IMO-Indonesia menilai kondisi tersebut membutuhkan soliditas, keberanian, dan sinergi dari seluruh elemen bangsa, termasuk media.

"IMO-Indonesia berdiri tegak bersama Bapak Presiden Prabowo Subianto. Kami tidak akan tinggal diam melihat upaya pihak-pihak yang merusak tatanan negara. Semua pengurus dan anggota diinstruksikan memberikan dukungan penuh serta memperkuat pemerintahan di daerah masing-masing," tegas Yakub dalam pernyataannya di Jakarta, Selasa (2/9).

IMO-Indonesia menyatakan siap menjadi corong informasi kredibel dan bertanggung jawab di tengah derasnya arus hoaks dan propaganda negatif.

Yakub menegaskan, media bukan hanya alat penyampai informasi, tetapi juga penjaga keutuhan bangsa.

"Kami siap mengerahkan seluruh jaringan media di 38 provinsi untuk menghadirkan informasi mencerahkan, memerangi hoaks, dan membendung narasi sesat," ujarnya.

IMO-Indonesia juga menyatakan kesiapannya mendukung pemerintah dalam menegakkan hukum, memberantas mafia, dan memastikan pembangunan nasional berjalan efektif.

Menurut Yakub, dalam situasi seperti ini, pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Diperlukan kolaborasi multipihak, termasuk media, untuk memperkuat posisi negara.

"Dukungan ini bukan sekadar keberpihakan moral, tapi bentuk panggilan kebangsaan demi menjaga kedaulatan negara," tambahnya.

IMO-Indonesia berkomitmen untuk terus bersinergi dengan pemerintah, mendorong stabilitas nasional, serta memastikan masyarakat mendapat informasi yang benar dan membangun.*

Editor
:
0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru