IHSG Dibuka Merah ke Level 6.077, Investor Cermati Sentimen Global dan Arus Asing
JAKARTA Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengawali perdagangan Selasa (23/6/2026) di zona merah. Pada sesi pembukaan, indeks tercatat
EKONOMI
JAKARTA — Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa akhirnya angkat bicara terkait kontroversi yang menjerat putranya, Yudo Purbaya, usai pengangkatannya sebagai Menteri Keuangan menggantikan Sri Mulyani.
Sejumlah pernyataan Yudo di media sosial dinilai kontroversial, mulai dari menyebut Sri Mulyani sebagai "agen CIA" hingga pernyataan bernada merendahkan soal masyarakat miskin.
Saat ditemui di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (10/9/2025), Purbaya menjelaskan bahwa putranya tidak memahami konteks yang ia sampaikan dan telah berhenti bermain media sosial.
"Dia nggak ngerti, masih kecil, dan sudah tidak main Instagram lagi. Anak kecil yang tidak tahu apa-apa," kata Purbaya kepada awak media.
Pernyataan soal "Agen CIA" dan "Ternak Mulyono"
Salah satu kontroversi yang sempat viral adalah ketika Yudo menyebut bahwa ayahnya "melengserkan agen CIA", merujuk pada Sri Mulyani. Dalam klarifikasi video yang kemudian ia unggah, Yudo menyatakan bahwa hal itu "hanya bercanda" untuk teman-temannya di grup bernama Ternak Mulyono, nama yang dikaitkan oleh warganet dengan Presiden Jokowi.
Meski sudah meminta maaf, rekaman video dan unggahan terkait tetap beredar luas dan menjadi bahan perbincangan publik.
Komentar Soal Masyarakat Miskin
Tak berhenti di situ, pernyataan lama Yudo yang menyebut bahwa "orang miskin rasis dan mental mengemis" juga kembali viral. Warganet mengecam ucapan tersebut sebagai nirempati dan merendahkan rakyat kecil.
Purbaya pun menyatakan bahwa dirinya sudah menegur putranya secara langsung.
"Sudah, sudah. Kan sudah take down di Instagram juga. Dan kita juga enggak biasa juga kan, biasanya santai-santai, rupanya tiba-tiba dilihatin semuanya setiap gerakan. Baru tahu saya," jelasnya.
Tanggapan Purbaya Soal Tuntutan 17+8
Di tengah sorotan publik terhadap putranya, Purbaya juga menjadi sorotan atas komentarnya terkait tuntutan 17+8 yang digaungkan masyarakat sipil dan sejumlah influencer. Ia menyebut tuntutan tersebut hanya datang dari "sebagian rakyat kecil yang masih susah," yang kemudian dianggap warganet sebagai komentar elit dan kurang berempati.
Pernyataan ini justru menambah kritik terhadap Purbaya di media sosial.*
JAKARTA Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengawali perdagangan Selasa (23/6/2026) di zona merah. Pada sesi pembukaan, indeks tercatat
EKONOMI
EAST RUTHERFORD Timnas Norwegia memastikan langkah ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 usai menundukkan Senegal dengan skor tipis 32 pad
OLAHRAGA
JAKARTA Tim Hukum Merah Putih menegaskan tawaran restorative justice (RJ) kepada Roy Suryo dan Tifauzia Tyassuma atau Dokter Tifa dalam
POLITIK
JAKARTA Penangguhan penahanan terhadap Roy Suryo dan Tifauzia Tyassuma atau Dokter Tifa dalam kasus dugaan fitnah terkait ijazah Presiden
POLITIK
JAKARTA Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali mengalami kenaikan pada perdagangan hari ini, Selasa (23/6/2026). Berdasa
EKONOMI
JAKARTA Pemerintah Indonesia semakin serius mempersiapkan pemanfaatan energi nuklir sebagai sumber energi masa depan. Komitmen tersebut di
EKONOMI
JAKARTA Kebijakan pemangkasan potongan aplikasi bagi pengemudi ojek online (ojol) dari 20 persen menjadi 8 persen hingga kini belum juga d
EKONOMI
JAKARTA Pertamina Patra Niaga segera menerima kedatangan kapal tanker MT Gamkonora yang mengangkut 450 ribu barel minyak mentah dari Aljaz
EKONOMI
JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai kasus pengadaan motor listrik untuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang kini diu
NASIONAL
JAKARTA Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Hukum Universitas Bung Karno (UBK), Muhammad Abdi Maludin, menjadi sorotan setelah
NASIONAL