Ia pernah menjabat di posisi strategis seperti Direktur Operasional PT Harna Ruas Permai, PT Yosinesta Dwipratama, serta PT Georai Pratama.
Ia juga sempat menjabat sebagai Direktur Pengamanan Aset dan Penertiban di Badan Pengelola Komplek Kemayoran.Dunia politik mulai digelutinya sejak 1998 sebagai kader Partai Bulan Bintang (PBB), dan sempat menjabat sebagai Sekretaris Jenderal partai tersebut.
Ia dikenal dekat dengan tokoh senior PBB, Yusril Ihza Mahendra. Meski sempat lima kali mencalonkan diri sebagai anggota DPR RI, keberuntungan belum berpihak padanya.Pada tahun 2025, Afriansyah resmi bergabung dengan Partai Demokrat, memperluas jejaring politiknya di kancah nasional.
Sebelum pelantikan kali ini, Afriansyah pernah menduduki posisi Wakil Menteri Ketenagakerjaan dalam Kabinet Indonesia Maju (2022–2024) di bawah kepemimpinan Presiden ke-7 Joko Widodo. Ia juga sempat dipercaya sebagai Wakil Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) sejak 2024.
Pelantikan Afriansyah Noor sebagai Wamenaker menjadi bagian dari upaya Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat kinerja kementerian di sektor ketenagakerjaan, terutama dalam menghadapi tantangan ketenagakerjaan nasional pascapandemi, transformasi industri, dan peningkatan kompetensi tenaga kerja.