BREAKING NEWS
Rabu, 15 April 2026

Netanyahu Singgung Pidato Prabowo di PBB, Menlu RI Beri Tanggapan Tegas

- Sabtu, 27 September 2025 09:54 WIB
Netanyahu Singgung Pidato Prabowo di PBB, Menlu RI Beri Tanggapan Tegas
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dalam pidatonya di hadapan Sidang Umum PBB, Jumat (26/9/2025) waktu setempat. (foto: United Nations/yt)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
JAKARTA — Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyinggung pernyataan Presiden RI Prabowo Subianto dalam pidatonya di hadapan Sidang Umum PBB, Jumat (26/9/2025) waktu setempat.

Netanyahu menilai pernyataan Prabowo sebagai sinyal positif terhadap kemungkinan kerja sama antara Israel dan negara-negara mayoritas Muslim, termasuk Indonesia.

"Saya mencatat, seperti yang saya yakin Anda juga, kata-kata penyemangat yang diucapkan di sini oleh Presiden Indonesia," kata Netanyahu di podium Sidang Umum PBB.

Baca Juga:
Ia menyebut Indonesia sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia, dan mengklaim bahwa kerja sama dengan Israel berpotensi membawa manfaat besar di berbagai bidang.

"Orang-orang Arab dan para pemimpin Muslim yang berpandangan jauh ke depan tahu bahwa bekerja sama dengan Israel akan memberi mereka teknologi-teknologi Israel yang inovatif," ujar Netanyahu.

Ia merujuk pada berbagai teknologi yang dimiliki Israel, mulai dari bidang kedokteran, sains, pertanian, pengelolaan air, pertahanan, hingga kecerdasan buatan (AI).

Netanyahu bahkan menyatakan keyakinannya bahwa lanskap politik Timur Tengah akan berubah signifikan dalam beberapa tahun mendatang.

"Saya yakin bahwa di tahun-tahun mendatang, Timur Tengah akan terlihat sangat berbeda. Banyak dari mereka yang berperang melawan Israel hari ini, tidak akan lagi besok," tegasnya.

Pernyataan Netanyahu itu merespons pidato Presiden Prabowo yang disampaikan sebelumnya, Selasa (23/9/2025), di forum yang sama.

Dalam pidatonya, Prabowo menegaskan komitmen Indonesia terhadap kemerdekaan Palestina, sembari menekankan pentingnya menjamin keamanan bagi Israel.

"Untuk mewujudkan Palestina yang merdeka dan berdaulat, kita juga harus mengakui, menghormati, dan menjamin keamanan Israel. Dengan cara itu, kita akan mendapatkan perdamaian yang sejati," ujar Prabowo.

Pernyataan tersebut mendapat sorotan internasional dan menjadi topik pembicaraan di sejumlah forum diplomatik.

Menteri Luar Negeri RI Sugiono memberikan tanggapan diplomatis atas pidato Netanyahu yang menyebut Presiden Prabowo.

Saat diwawancarai di Markas Besar PBB, New York, Jumat, Sugiono menegaskan posisi Indonesia tetap konsisten pada prinsip utama.

"Itu posisinya dia, saya jangan ditanya," kata Sugiono singkat, saat ditanya soal tanggapan Netanyahu.

Menlu RI menegaskan bahwa segala bentuk visi masa depan di kawasan Timur Tengah harus dimulai dari pengakuan terhadap kemerdekaan dan kedaulatan Palestina.

"Jadi, visi apa pun itu harus dimulai dari situ. Kita tidak akan berbicara yang lain-lain selain pertama ya, ada pengakuan terhadap kemerdekaan dan kedaulatan Palestina. Dan itu yang akan kita lakukan," tegasnya.

Pidato Prabowo di Sidang Umum PBB mendapat perhatian luas karena dianggap membawa pendekatan baru dalam diplomasi Indonesia terkait konflik Israel-Palestina.

Namun, pemerintah Indonesia menegaskan bahwa sikap dasarnya tetap tidak berubah: dukungan penuh terhadap perjuangan rakyat Palestina untuk mendapatkan kemerdekaan.

Netanyahu sendiri menyampaikan pidatonya di hadapan Majelis Umum yang sebagian besar delegasinya memilih walkout, sebagai bentuk protes terhadap kebijakan Israel di Gaza.*

(km/a008)

Editor
:
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Civic Foodpreneur: Jalan Lain Menopang MBG dan Sekolah Rakyat
Ketua Harian PSI Ahmad Ali Minta Presiden Prabowo Akhiri Polemik Ijazah Jokowi dan Gibran
Jokowi Puji Pidato Prabowo di Sidang Umum PBB: Tegas, Berani, dan Jadi Citra Baru Indonesia
Komite Reformasi Polri Bentukan Presiden Prabowo Akan Dilantik Usai Kunjungan Luar Negeri
Hasan Nasbi Temui Jokowi di Solo: "Saya Berterima Kasih"
RUU BUMN Direvisi Lagi, Ini 11 Pokok Perubahannya!
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru