BREAKING NEWS
Senin, 08 Juni 2026

Mendagri Tito Larang Rekrut Honorer Baru, Sebut Jadi Beban APBD Daerah

Nurul - Senin, 08 Juni 2026 13:54 WIB
Mendagri Tito Larang Rekrut Honorer Baru, Sebut Jadi Beban APBD Daerah
Menteri Dalam Negeri RI Tito Karnavian. (Foto: dok. Kemendagri)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA – Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian melarang seluruh kepala daerah di Indonesia melakukan rekrutmen tenaga honorer baru. Ia menegaskan kebijakan moratorium honorer masih berlaku dan tidak boleh dilanggar.

Pernyataan itu disampaikan Tito dalam rapat bersama Komisi II DPR RI serta sejumlah gubernur di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (8/6/2026).

"Tidak ada rekrutmen baru, apalagi tenaga honorer. Honorer sudah dimoratorium. Ini mohon betul untuk seluruh kepala daerah, harus tegas," kata Tito.

Baca Juga:

Tito menjelaskan, kebijakan pengetatan ini merupakan bagian dari upaya mengendalikan belanja pegawai di daerah. Menurutnya, penambahan honorer justru berpotensi menjadi beban jangka panjang bagi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Ia menilai banyak tenaga honorer yang tidak memiliki kejelasan status dan kompetensi, khususnya di sektor administrasi. Bahkan, sebagian di antaranya merupakan titipan dari kebijakan kepala daerah sebelumnya.

"Jadi beban. Dan setelah itu numpuk lah honorer ini dari kepala daerah ke kepala daerah," ujarnya.

Tito juga menyinggung persoalan klasik terkait honorer yang menuntut kepastian pengangkatan menjadi PPPK atau ASN. Kondisi tersebut kerap memicu aksi demonstrasi hingga akhirnya pemerintah harus melakukan penyesuaian kebijakan.

Ia menegaskan, pemerintah daerah harus lebih disiplin dalam pengelolaan tenaga kerja agar tidak menimbulkan masalah di kemudian hari.

"Jangan ada lagi penambahan honorer karena akan menjadi beban biaya belanja pegawai dan beban kepala daerah berikutnya," tegasnya.*

(k/dh)

Editor
: Johan
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Cadangan Devisa RI Turun Rp 23 Triliun, BI Ungkap Penyebab Utamanya
BMKG Cabut Peringatan Tsunami Imbas Gempa M7,7 Filipina, Gelombang Sempat Terpantau di 7 Wilayah RI
Vietnam U-19 Gantung Nasib, Lolos Semifinal AFF U-19 Ditentukan Hasil Grup Lain
Gempa M 7,7 Filipina Guncang Indonesia, Getaran Terasa dari Manado hingga Halmahera
BMKG Keluarkan Peringatan Tsunami! Gempa M7,7 di Filipina Ancam 25 Wilayah Indonesia
Redmi Pad 2 Resmi Meluncur di Indonesia, Harga Rp2,3 Jutaan Bawa Layar 2K dan Baterai Jumbo 7.600 mAh
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru