DPC PDIP Medan Belum Miliki SK, Konsolidasi dan Fit and Proper Tes PAC Dinilai Tak Sah
MEDAN Sejumlah fungsionaris dan Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) PDIP di Kota Medan mempertanyakan legalitas pelaksanaan rapat konsolida
POLITIK
JAKARTA – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menegaskan pentingnya kepatuhan terhadap aturan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) menyusul insiden runtuhnya mushala Pondok Pesantren Al Khoziny, Sidoarjo, Jawa Timur.
Menurutnya, kejadian tersebut menjadi peringatan serius bagi semua pihak mengenai pentingnya infrastruktur pendidikan yang aman dan layak.
"Ada sanksi-sanksi sebetulnya dan dijelaskan di dalam aturan-aturan yang ada. Di antaranya sanksi administrasi, peringatan tertulis bagi yang membangun tidak sesuai spesifikasi, dan tidak memiliki PBG," ujar Tito dalam agenda Penyelenggaraan Infrastruktur Pendidikan Pesantren di Kantor Kemenko PMK, Jakarta Pusat, Selasa (14/10/2025).Baca Juga:
Tito menyebut, sanksi bagi bangunan yang tidak memiliki PBG bisa dimulai dari peringatan tertulis, penghentian sementara kegiatan pembangunan, hingga pembongkaran, terutama jika terbukti membahayakan keselamatan.
"Mulai dari peringatan tertulis, bisa dihentikan sementara, tanpa diuji kelayakannya, bahkan sampai dibongkar," ujarnya.
Lebih lanjut, Mendagri meminta pemerintah daerah tidak ragu untuk mengawasi dan memberikan edukasi terkait pentingnya PBG, termasuk kepada lembaga pendidikan berbasis keagamaan seperti pondok pesantren.
"Mungkin dari teman-teman pemerintah daerah agak segan masuk ke madrasah atau pesantren untuk mengingatkan. Tapi peran mereka bukan hanya mengingatkan, melainkan juga mengawasi," tegas Tito.
Tito menjelaskan bahwa kewajiban PBG telah diatur dalam berbagai regulasi nasional, mulai dari Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2002 tentang Bangunan Gedung, hingga Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja, dan sejumlah peraturan pemerintah lainnya.
"Aturannya jelas, termasuk PP Nomor 16 Tahun 2021 dan PP Nomor 28 Tahun 2025 tentang Perizinan Berbasis Risiko. Semua ini mengarah pada satu tujuan: memastikan bangunan yang dibangun, termasuk untuk pendidikan, memenuhi standar keselamatan," katanya.
Sebelumnya, Tito juga menegaskan bahwa proses pengurusan PBG saat ini semakin sederhana dan transparan, tanpa perlu menggunakan jasa konsultan.
"Tidak perlu konsultan, PBG bisa selesai dalam sehari asal semua dokumen lengkap dan sesuai prosedur," tegasnya.
Tito berharap peristiwa runtuhnya mushala di Ponpes Al Khoziny menjadi pelajaran bagi semua pihak, terutama dalam memastikan bahwa proses pembangunan infrastruktur pendidikan berjalan sesuai ketentuan.
MEDAN Sejumlah fungsionaris dan Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) PDIP di Kota Medan mempertanyakan legalitas pelaksanaan rapat konsolida
POLITIK
PADANGSIDIMPUAN Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Padangsidimpuan, Sumatera Utara, memperkuat pengamanan arus mudik dan arus balik L
NASIONAL
MEDAN Kondisi kebun binatang Medan Zoo, milik Pemerintah Kota (Pemkot) Medan, memprihatinkan. Dari keterangan pengelola, jumlah ratarat
PARIWISATA
MEDAN Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, memimpin apel perdana pasca libur Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah di halaman Kantor W
PEMERINTAHAN
JAKARTA Wacana penghematan energi bukan hanya menjadi perhatian Indonesia. Di tengah gejolak pasokan minyak dan gas global, sejumlah neg
EKONOMI
JAKARTA Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, menyoroti sejumlah kendala utama dalam penanganan pascabencana di wilayah dataran rendah S
PERISTIWA
JAKARTA Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi PDIP, TB Hasanuddin, menegaskan bahwa kasus penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Aktivitas pertambangan emas di Martabe, Sumatera Utara, kembali berjalan setelah Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) mengembalika
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) merespons kritik keras Masyarakat Antikorupsi Indonesia (MAKI) terkait perubahan status tahan
HUKUM DAN KRIMINAL
BOGOR Seorang mitra Badan Gizi Nasional (BGN), Hendrik Irawan, menjadi sorotan publik setelah mengunggah video dirinya berjoget di dalam
NASIONAL