Muhaimin menegaskan bahwa pembangunan kembali Ponpes Al Khoziny seharusnya menjadi kesadaran kolektif seluruh bangsa, bukan bahan perdebatan politis.
Ia mengajak semua pihak untuk tidak mempermasalahkan bentuk bantuan, tetapi fokus pada perlindungan terhadap hak belajar dan keselamatan anak-anak.
"Kalau nanti kita diam, tidak berbuat apa-apa, akan lebih salah lagi. Maka dari itu, saya harap ini jadi kesadaran kita bersama. Negara tidak boleh abai," pungkasnya.
Pemerintah saat ini tengah mengkaji teknis pembiayaan pembangunan ulang Ponpes Al Khoziny.
Dukungan anggaran akan difokuskan pada infrastruktur dasar agar proses pendidikan dapat kembali berjalan normal tanpa menunggu terlalu lama.*