Siswi SMK Ditemukan Tewas di Sungai Nias Utara, Polisi Temukan Tanda-Tanda Kekerasan
NIAS Polres Nias masih mendalami kasus kematian seorang siswi SMK berinisial AJZ (17) yang ditemukan tewas di aliran sungai kecil di kawas
PERISTIWA
JAKARTA – Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), buka suara mengenai proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (Whoosh) yang belakangan menjadi sorotan akibat tingginya beban utang.
Jokowi menegaskan pembangunan proyek tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah mengatasi kemacetan parah di Jabodetabek dan Kota Bandung.
"Ini sudah sejak 30 tahun, 40 tahun, 20 tahun yang lalu, dan Jabodetabek kemacetannya parah," ujar Jokowi saat ditemui di Kottabarat, Senin (27/10/2025).Baca Juga:
Jokowi menyebut, kemacetan yang terjadi di kedua wilayah itu menyebabkan kerugian ekonomi diperkirakan mencapai Rp 100 triliun per tahun.
Untuk mengurangi dampak tersebut, pemerintah membangun berbagai moda transportasi massal, termasuk MRT, LRT, KRL, kereta bandara, hingga kereta cepat Whoosh.
"Nah, untuk mengatasi itu kemudian direncanakan dibangun MRT, LRT, kereta cepat, dan sebelumnya KRL. Ada juga kereta bandara agar masyarakat berpindah dari transportasi pribadi ke transportasi umum," jelasnya.
Presiden menekankan prinsip dasar transportasi massal adalah layanan publik, bukan semata-mata mencari laba.
Transportasi umum diukur dari social return on investment, seperti pengurangan emisi karbon dan peningkatan produktivitas masyarakat.
"Kalau ada subsidi, itu adalah investasi, bukan kerugian. Contohnya MRT, pemerintah DKI Jakarta mensubsidi Rp 800 miliar per tahun untuk rute Lebak Bulus sampai HI. Nanti kalau semua rute selesai, subsidi diperkirakan mencapai Rp 4,5 triliun," jelas Jokowi.
Terkait dugaan kerugian proyek Whoosh, Jokowi menyebut perhitungan EBITDA (Earnings Before Interest, Taxes, Depreciation, and Amortization) proyek diperkirakan makin positif seiring bertambahnya jumlah penumpang.
Saat ini, kereta cepat Whoosh melayani sekitar 19.000 penumpang per hari, dengan total penumpang mencapai 12 juta.
Jokowi optimistis kerugian akan terus berkurang dalam beberapa tahun ke depan, tergantung seberapa banyak masyarakat beralih dari kendaraan pribadi ke transportasi massal.
"Ini baru tahun pertama. Perkiraan EBITDA-nya akan lebih positif setelah enam tahun karena semakin banyak orang yang berpindah ke transportasi massal," ujar Jokowi.
Dengan penjelasan tersebut, Jokowi menegaskan pembangunan kereta cepat bukan sekadar proyek infrastruktur, melainkan bagian dari strategi pemerintah untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui transportasi publik yang efisien dan ramah lingkungan.*
(cb/a008)
NIAS Polres Nias masih mendalami kasus kematian seorang siswi SMK berinisial AJZ (17) yang ditemukan tewas di aliran sungai kecil di kawas
PERISTIWA
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) menyiapkan anggaran Rp 500 juta untuk penyelenggaraan festival bertajuk Sumut Hal
PEMERINTAHAN
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menyerahkan sejumlah alat utama sistem persenjataan (alutsista) yang baru tiba di Indonesia kepada Pangl
NASIONAL
JAYAWIJAYA Bentrok antarkelompok warga di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, kembali menelan korban jiwa dalam jumlah besar.
PERISTIWA
JAKARTA Menteri Sosial Saifullah Yusuf menegaskan sikap keras terhadap praktik korupsi di lingkungan Kementerian Sosial, sekalipun dalam b
NASIONAL
JAKARTA Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah pada awal perdagangan Senin (18/5/2026). Pada pukul 09.01 WIB, indeks tercatat turun
EKONOMI
JAKARTA Nilai tukar rupiah kembali tertekan pada awal perdagangan Senin (18/5/2026). Mata uang Garuda dibuka melemah ke posisi Rp17.657,
EKONOMI
JAKARTA Mahkamah Konstitusi (MK) menggelar sidang lanjutan uji materi UndangUndang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab UndangUndang Hukum
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Harga sejumlah komoditas pangan nasional mengalami pergerakan beragam pada perdagangan Senin (18/5/2026). Di satu sisi, sebagian
EKONOMI
ACEH BESAR Koperasi Merah Putih (KDMP) Syariah Gampong Lam Lumpu, Kecamatan Pekan Bada, Kabupaten Aceh Besar, mulai beroperasi dan disam
EKONOMI