Menyusuri Kebun Melon dan Rumah Tempe Koro, Inisiatif Srikandi Aceh Dukung Pembangunan Ekonomi Lokal
BANDA ACEH Matahari Kamis pagi (2/4/2026) menyinari Gampong Lam Manyang, Kecamatan Peukan Bada, saat rombongan tiga srikandi Aceh keluar
EKONOMI
JAKARTA – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengakui bahwa proyek Kereta Cepat Jakarta–Bandung (KCJB) atau Whoosh memang tidak dirancang untuk mencari keuntungan finansial.
Sebagaimana pernyataan sebelumnya dari Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi), proyek ini lebih mengutamakan misi pembangunan jangka panjang, bukan sekadar laba finansial.
Dalam acara Sarasehan 100 Ekonom Indonesia pada Selasa (28/10/2025), Purbaya menegaskan bahwa proyek ini memiliki tujuan yang lebih besar, yakni untuk mendorong pembangunan ekonomi regional dan mengatasi kemacetan parah yang telah berlangsung selama puluhan tahun di wilayah Jabodetabek dan Bandung.Baca Juga:
Purbaya mengungkapkan bahwa meski proyek Whoosh tidak berorientasi pada keuntungan finansial, pembangunan kawasan sekitar jalur kereta cepat ini belum sepenuhnya mendatangkan dampak ekonomi yang maksimal.
Dia menekankan pentingnya pengembangan area sekitar stasiun dan jalur kereta cepat untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata.
"Yang regionalnya belum dikembangkan mungkin di sekitar pemberhentian jalur Whoosh, supaya ekonomi dasar itu tumbuh. Itu yang mesti dikembangkan ke depan," kata Purbaya.
Pernyataan ini merujuk pada harapan agar proyek infrastruktur besar ini dapat menciptakan pusat-pusat ekonomi baru di sepanjang jalur kereta cepat, memberikan peluang usaha dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.
Sebelumnya, Jokowi juga memberikan penjelasan tentang tujuan pembangunan proyek Kereta Cepat Jakarta–Bandung.
Jokowi mengungkapkan bahwa proyek tersebut dilatarbelakangi oleh dampak kerugian ekonomi akibat kemacetan parah di kawasan Jabodetabek dan Bandung yang menghabiskan biaya hingga lebih dari Rp100 triliun per tahun.
"Dari kemacetan itu negara rugi besar. Di Jakarta sekitar Rp65 triliun per tahun, dan jika ditambah Jabodetabek serta Bandung bisa lebih dari Rp100 triliun," kata Jokowi saat ditemui di Solo pada Minggu (26/10/2025).
Presiden juga menekankan bahwa proyek ini lebih dari sekadar bisnis.
"Transportasi massal seperti Whoosh bertujuan mengurangi kemacetan, mengurangi emisi, dan meningkatkan produktivitas. Ini adalah layanan publik, bukan untuk mencari keuntungan finansial," ungkapnya.
BANDA ACEH Matahari Kamis pagi (2/4/2026) menyinari Gampong Lam Manyang, Kecamatan Peukan Bada, saat rombongan tiga srikandi Aceh keluar
EKONOMI
BANDA ACEH Perselisihan antara Bupati dan Wakil Bupati Pidie Jaya, Sibral Malasyi dan Hasan Basri, akhirnya menemui titik temu. Langkah
POLITIK
MEDAN Kasus dugaan penganiayaan yang menjerat Junara Hutahaean memunculkan kontroversi di persidangan Pengadilan Negeri Medan. Tim penas
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Seorang pria berusia 52 tahun yang bekerja sebagai penjaga malam ditemukan tewas di dalam sebuah ruko di Jalan Ring Road, Kecamata
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kepala Rutan Kelas I Jakarta Pusat, Wahyu Trah Utomo, membantah pernyataan Ammar Zoni dalam pleidoi pribadinya yang menyebut nar
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mulai pekan depan akan melaksanakan pemeriksaan maraton terhadap penyelenggara ibadah haji kh
HUKUM DAN KRIMINAL
BINJAI Dalam rangka mempersiapkan supervisi tingkat Provinsi Sumatera Utara, Tim Penggerak PKK (TP PKK) Kota Binjai menggelar kegiatan p
PEMERINTAHAN
BINJAI Pemerintah Kota Binjai melalui Sekretaris Daerah (Sekdako) Kota Binjai, Chairin F. Simanjuntak, S.Sos., M.M., bersama Kepala Bada
PEMERINTAHAN
JAKARTA Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera terus mempercepat pemanfaatan kayu ha
NASIONAL
JAKARTA Anggota Komisi III DPR, Hinca Panjaitan dari Fraksi Demokrat, menyuarakan kemarahan terhadap Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Ka
POLITIK