Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
"Yang dimaksud Ibu Megawati, pahlawan itu juga menjadi simbol ideal tentang bagaimana bangsa Indonesia dibangun. Sosok pahlawan harus memiliki terobosan dalam perjuangan bagi kemerdekaan dan nilai kemanusiaan, bukan mengkhianatinya," ujar Hasto seusai acara.
Ia menegaskan, pesan Megawati jelas: gelar pahlawan harus diberikan dengan hati-hati, mendengarkan suara rakyat, dan memastikan tokoh yang diajukan benar-benar pantas menjadi teladan bagi generasi bangsa.
"Pahlawan itu harus menjadi inspirasi perjuangan bangsa, bukan justru menyisakan luka sejarah," tambahnya.
Sebelumnya, Menteri Sosial Saifullah Yusuf telah mengajukan 40 nama tokoh untuk mendapatkan gelar pahlawan nasional kepada Ketua Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan Fadli Zon, pada Selasa (21/10/2025).
Di antara nama yang diajukan terdapat Soeharto, Abdurrahman Wahid (Gus Dur), dan aktivis buruh Marsinah.
Masuknya nama Soeharto memunculkan perdebatan publik, terutama terkait dugaan pelanggaran hak asasi manusia (HAM) yang belum terselesaikan pada masa pemerintahannya.
"Banyak catatan terkait pelanggaran HAM yang belum dituntaskan. Itu sebabnya Ibu Megawati mengingatkan agar jangan mudah memberikan gelar pahlawan," pungkas Hasto.*
(a008)
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.