JAKARTA- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuka lelang harta rampasan koruptor pada 9 Desember 2025.
Pelelangan akan digelar serentak di 22 Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) dengan total 176 lot barang dari 33 perkara, senilai sekitar Rp 289 miliar.
Dari pantauan di Gedung Rumah Penyimpanan Benda Sitaan Negara (Rupbasan) KPK, Jakarta Timur, Rabu (26/11/2025), sejumlah barang telah disiapkan untuk dilelang.
Beberapa paket logam mulia dan perhiasan menjadi sorotan. Misalnya, paket emas Antam 20 keping seberat 25 gram dan 1 unit HP Samsung dibanderol dengan harga limit Rp 633,073 juta.
Sementara itu, terdapat kotak emas Antam berisi 3 keping emas 100 gram dengan harga limit Rp 379,05 juta. Paket perhiasan merek Madona, berisi gelang, cincin, dan anting, dilelang dengan harga limit Rp 70,295 juta.
Selain logam mulia dan perhiasan, KPK juga melelang paket alat komunikasi dan elektronik, seperti laptop dan HP.
Salah satu paket berisi 1 unit laptop Lenovo dan 2 unit HP dilelang dengan harga limit hanya Rp 667 ribu.
Direktur Pelacakan Aset, Pengelolaan Barang Bukti, dan Eksekusi (Labuksi) KPK, Mungki Hadipratikto, mengatakan masyarakat yang ingin mengikuti lelang dapat mengikuti proses aanwijzing pada 2 Desember 2025.
Informasi lengkap mengenai lelang dapat diakses melalui situs resmi lelang.go.id .
Pelelangan harta rampasan ini menjadi bagian dari upaya KPK untuk mengembalikan aset negara dari hasil tindak pidana korupsi, sekaligus memberi kesempatan masyarakat memperoleh barang dengan harga kompetitif.*
(d/um)
Editor
: Adelia Syafitri
KPK Buka Lelang Harta Rampasan Koruptor, Emas dan HP Jadi Primadona