BREAKING NEWS
Jumat, 13 Maret 2026

Perkuat Respons Bencana, Polda Aceh Dirikan Dapur Umum Berbasis Gizi Darurat

T.Jamaluddin - Sabtu, 29 November 2025 13:29 WIB
Perkuat Respons Bencana, Polda Aceh Dirikan Dapur Umum Berbasis Gizi Darurat
Polda Aceh Dirikan Dapur Umum Berbasis Gizi Darurat. (Foto: Ist/ BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

BANDA ACEH- Polda Aceh memperluas operasi tanggap darurat banjir dengan mendirikan sejumlah dapur umum di berbagai titik pengungsian.

Berbeda dari pola penanganan sebelumnya, dapur umum kali ini dijalankan bersama Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPGG), menandai langkah baru dalam memastikan standar gizi bagi warga terdampak bencana.

Kabid Humas Polda Aceh Kombes Joko Krisdiyanto mengatakan kolaborasi ini penting karena banjir dan longsor di sejumlah kabupaten/kota telah memutus akses pangan ribuan warga.

Baca Juga:

"Ini situasi darurat, dan keselamatan masyarakat yang utama. Semua sumber daya kami gerakkan, termasuk bersinergi dengan SPGG untuk memastikan bantuan makanan tepat sasaran," ujarnya dalam keterangan tertulis, Sabtu, 29 November 2025.

Makanan Bergizi Jadi Fokus Utama

Dapur umum ditempatkan di wilayah terdampak dan titik pengungsian.

Personel Polri bersama tenaga SPGG memasak dan mendistribusikan makanan, terutama untuk kelompok rentan: anak-anak, lansia, dan ibu hamil.

Kolaborasi itu memastikan makanan yang dibagikan memenuhi standar gizi darurat.

"Ini bukan hanya menyediakan makanan, tetapi memastikan asupan gizi warga tetap terjaga dalam situasi krisis," kata Joko.

Pendekatan berbasis gizi darurat ini menjadi penting mengingat beberapa wilayah masih terisolasi dan belum dapat dijangkau bantuan logistik secara rutin.

Dari Perahu Karet Hingga Evakuasi Warga

Selain dapur umum, Polda Aceh mengerahkan peralatan SAR, perahu karet, serta personel tambahan ke kawasan banjir terparah.

Operasi evakuasi dilakukan hampir tanpa jeda untuk memastikan tidak ada warga yang terjebak atau kekurangan kebutuhan pokok.

"Dari logistik, personel, hingga alat SAR, semuanya kami kerahkan. Prioritas kita adalah keselamatan masyarakat," ujar perwira lulusan Akabri 1994 itu.

Joko juga meminta masyarakat tetap waspada dan mengikuti instruksi petugas di lapangan.

"Jika membutuhkan bantuan, jangan ragu untuk menghubungi petugas," ujarnya.

Upaya terpadu ini menegaskan bahwa penanganan banjir Aceh tak hanya berfokus pada keselamatan fisik, tetapi juga pemenuhan kebutuhan nutrisi agar warga tetap bertahan dalam masa krisis berkepanjangan.*


(um)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Presiden Prabowo Perhatikan Korban Banjir-Longsor di Sumatera: Doa dan Bantuan Terus Disalurkan
Bencana Aceh dan Sumut Dorong Harga Bahan Pokok Melambung di Banda Aceh
Kapolda Aceh Pastikan Helikopter Polri Siap Diterbangkan untuk Evakuasi Banjir
Banjir di Nagan Raya Putus 250 Meter Jalan Provinsi, Warga Terisolasi
DPR Minta Kemenkes Bentuk Tim Antisipasi Penyakit Pasca Banjir di Aceh, Sumut, dan Sumbar
BNBP Lakukan Operasi Modifikasi Cuaca untuk Redam Banjir Aceh dan Sumut
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru