BREAKING NEWS
Selasa, 10 Maret 2026

Gibran Tinjau Bencana Sumatra, Catatan Tangan Jadi Sorotan: Semua Keluhan Warga Dicatat di Buku Saku

Raman Krisna - Kamis, 04 Desember 2025 11:45 WIB
Gibran Tinjau Bencana Sumatra, Catatan Tangan Jadi Sorotan: Semua Keluhan Warga Dicatat di Buku Saku
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka saat meninjau langsung wilayah terdampak bencana banjir dan longsor di Kabupaten Agam, Sumatera Barat, Kamis (4/12/2025). (foto: Rahel Narda/Kompas)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

SEI RAMPAH — Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka meninjau langsung wilayah terdampak bencana banjir dan longsor di tiga provinsi Sumatra, Kamis (4/12/2025).

Kunjungan ini merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto untuk mempercepat mitigasi, penanganan darurat, dan pemulihan infrastruktur di lokasi terdampak.

Gibran bertolak menggunakan Pesawat Kepresidenan Boeing 737-800 dari Pangkalan Udara TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, pagi tadi.

Baca Juga:

Titik awal kunjungan adalah Kabupaten Agam, Sumatera Barat, yang menjadi wilayah terdampak parah.

Di posko pengungsian, Wapres menenangkan para korban, duduk di tengah-tengah mereka, dan menegaskan komitmen pemerintah pusat.

"Dari Bapak Presiden Prabowo, ini saya haturkan duka cita yang mendalam kepada seluruh korban. Bapak-Ibu tidak sendiri, warga Sumatera tidak sendiri," ujar Gibran di hadapan pengungsi.

Selain menyampaikan pesan moral, Gibran terlihat mencatat masukan dan keluhan warga di buku saku.

Ia memastikan distribusi logistik menjadi prioritas utama, baik melalui jalur darat, udara, maupun laut.

Perbaikan fasilitas vital, seperti Puskesmas, jembatan, jalan, dan sekolah, juga tengah dikebut.

"Perbaikan akses komunikasi, puskesmas, sekolah, jembatan, jalan, ini akan dipercepat agar arus bantuan logistik dan BBM dapat lancar kembali," tegas Wapres.

Kunjungan Wapres bersifat maraton. Setelah Sumatera Barat, Gibran melanjutkan perjalanan ke Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, dan Kabupaten Aceh Singkil, Aceh.

Sebelum kembali ke Jakarta, Wapres dijadwalkan meninjau gudang logistik di Lanud Soewondo Polonia, Medan, sebagai titik distribusi bantuan.

Bupati Agam Benni Warlis melaporkan bahwa wilayahnya menanggung dampak terparah dengan 169 korban meninggal, 84 hilang, sekitar 15 ribu pengungsi, dan 20 ribu warga masih terisolasi.

Infrastruktur seperti jalan, jembatan, rumah, sawah, serta usaha penggilingan terdampak cukup parah.

Langkah Wapres ini diharapkan mempercepat pemulihan dan memastikan kebutuhan masyarakat terdampak bencana terpenuhi secara tepat dan cepat.*


(ss/ad)

Editor
: Raman Krisna
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Antrean Mengular di SPBU Sei Rampah, Pengendara Keluhkan Proses Pengisian BBM Lambat
Harga Sembako di Nias Selatan Melonjak Tajam Akibat Banjir Bandang Sumut: Beras Langka, Cabai Sentuh Rp150 Ribu Per Kilo!
Update Korban Banjir dan Longsor Aceh-Sumut-Sumbar, BNPB: 776 Orang Tewas, 564 Masih Hilang
Duka di Batang Toru: Tim SAR Gabungan Temukan Dua Jenazah, Pencarian Lain Masih Berlanjut
Airbus A-400M dan C-130 Hercules Bawa Harapan Baru bagi Korban Banjir di Sumatera, 24 Ton Bantuan Siap Didistribusikan
Pemkot Medan Klarifikasi Dana Rp 1,5 Triliun dari Bank Dunia: BWS yang Kelola
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru