BREAKING NEWS
Jumat, 03 April 2026

Patungan Beli Hutan Indonesia, DPD: Ekonomi Penting, Ekologi Juga Penting

Adam - Rabu, 10 Desember 2025 16:13 WIB
Patungan Beli Hutan Indonesia, DPD: Ekonomi Penting, Ekologi Juga Penting
Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD), Sultan Najamudin. (foto: tangkapan layar yt DPD RI)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA – Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD), Sultan Najamudin, menyatakan dukungannya terhadap gagasan patungan membeli hutan yang digagas kelompok pemerhati lingkungan, Pandawara Group.

Menurut Sultan, inisiatif tersebut menjadi pesan penting bagi negara agar tetap menyeimbangkan kepentingan ekonomi dan pelestarian lingkungan.

"Itu jelas bahwa negara ke depan harus memastikan setiap kebijakan ekonomi harus memperhatikan kebijakan ekologi. Jadi ekonomi penting, ekologi juga sangat penting," ujar Sultan di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (10/12/2025).

Baca Juga:

Sultan menilai gagasan ini sebagai pengingat agar pemerintah tidak semata-mata mengandalkan kekayaan alam secara ekstraktif.

"Pesan kepada negara, pesan kepada kita semua, tidak boleh sporadis, tidak boleh serta-merta kita harus selalu mengandalkan kekayaan alam yang ekstraktif," tuturnya.

Selain mendukung patungan membeli hutan, Sultan mengklaim memiliki gerakan menanam pohon setiap minggu.

"Kita melakukan gerakan penanaman. Bukan hanya simbolis, tapi juga menanam harapan bahwa negara kita dengan tropis terbesar di dunia ini harus dijaga ekologisnya. Kalau tidak dijaga, lama-lama bisa tenggelam kita," imbuhnya.

Gagasan patungan membeli hutan disuarakan Pandawara Group melalui akun Instagram mereka, @pandawaragroup, pada 5 Desember 2025.

Kelompok ini mengajak masyarakat Indonesia berdonasi untuk membeli hutan agar tidak dialihfungsikan, terutama di tengah bencana ekologis yang melanda Aceh dan Sumatera akibat deforestasi.

Gayung pun bersambut, sejumlah selebriti seperti Vidi Aldiano dan Atta Halilintar menyatakan ketertarikan untuk mendukung gerakan tersebut, menandai keterlibatan masyarakat luas dalam upaya pelestarian hutan.

Inisiatif ini dianggap Sultan sebagai langkah kolektif yang memadukan kesadaran ekologis dengan partisipasi masyarakat.

"Ekonomi penting, tapi jika ekologi tidak dijaga, maka keseimbangan negeri kita akan terganggu," tuturnya.*


(km/ad)

Editor
: Adam
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Ribuan Jamaah Dipanggil, PPITTNI Gelar Zikir Akbar untuk Korban Bencana Sumatera di Padangsidimpuan
PERWASI Tapsel Suarakan Jeritan Korban Bencana Sumatera, Desak Presiden Prabowo Tetapkan Status Bencana Nasional
Kapolda Aceh Ceritakan Detik-Detik Menembus Aceh Tamiang: Seperti Tsunami Kedua, 85 Personel Belum Ditemukan
Gempa M 4,9 Guncang Aceh Siang Ini, Tak Berpotensi Tsunami
Negara Hadir untuk Korban Banjir, Sertifikat Tanah Bisa Diurus Ulang Gratis
Banjir dan Longsor di Sumut, Masa Tanggap Darurat Diperpanjang Dua Minggu
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru