Menyusuri Kebun Melon dan Rumah Tempe Koro, Inisiatif Srikandi Aceh Dukung Pembangunan Ekonomi Lokal
BANDA ACEH Matahari Kamis pagi (2/4/2026) menyinari Gampong Lam Manyang, Kecamatan Peukan Bada, saat rombongan tiga srikandi Aceh keluar
EKONOMI
MEDAN – Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Bobby Nasution menegaskan bahwa bantuan 30 ton beras dari Uni Emirat Arab (UEA) untuk korban banjir di Kota Medan tidak dikembalikan, melainkan disalurkan melalui lembaga swadaya masyarakat (LSM) lokal, Muhammadiyah.
Hal ini menepis pernyataan Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, yang sebelumnya menyebut bantuan itu dikembalikan ke pihak donor.
"Bukan dipulangkan, tapi akan diserahkan ke Muhammadiyah. Teknisnya nanti, karena yang memberikan bantuan adalah NGO, maka yang menerima juga NGO," ujar Bobby, Jumat (19/12/2025), saat diwawancarai di Medan.Baca Juga:
Bobby menjelaskan bahwa bantuan tersebut bukan berasal dari pemerintah UEA, melainkan lembaga swadaya masyarakat (LSM) yang berbasis di negara tersebut.
"Kalau bantuan dari institusi resmi, tentu diserahkan ke pemerintah pusat. Tapi ini bukan dari negara, melainkan NGO, sehingga diperbolehkan diterima dan disalurkan oleh NGO di Indonesia," tambahnya.
Menurutnya, mekanisme penyaluran bantuan asing telah diatur oleh pemerintah pusat. Bantuan negara-ke-negara harus melalui koordinasi pemerintah pusat, sedangkan bantuan dari NGO asing dapat diterima dan disalurkan melalui lembaga lokal yang ditunjuk.
Sebelumnya, Wali Kota Medan menyatakan pengembalian bantuan dilakukan setelah pengecekan regulasi pusat dan koordinasi dengan BNPB serta Kementerian Pertahanan.
Rico menekankan, Kota Medan memang tidak menerima bantuan asing secara langsung untuk korban bencana.
Dengan penegasan Gubsu Bobby ini, masyarakat diharapkan tidak bingung terkait status bantuan internasional untuk korban banjir di Sumatera Utara. Penyaluran melalui Muhammadiyah diharapkan mempercepat distribusi bantuan kepada warga terdampak.*
(d/dh)
BANDA ACEH Matahari Kamis pagi (2/4/2026) menyinari Gampong Lam Manyang, Kecamatan Peukan Bada, saat rombongan tiga srikandi Aceh keluar
EKONOMI
BANDA ACEH Perselisihan antara Bupati dan Wakil Bupati Pidie Jaya, Sibral Malasyi dan Hasan Basri, akhirnya menemui titik temu. Langkah
POLITIK
MEDAN Kasus dugaan penganiayaan yang menjerat Junara Hutahaean memunculkan kontroversi di persidangan Pengadilan Negeri Medan. Tim penas
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Seorang pria berusia 52 tahun yang bekerja sebagai penjaga malam ditemukan tewas di dalam sebuah ruko di Jalan Ring Road, Kecamata
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kepala Rutan Kelas I Jakarta Pusat, Wahyu Trah Utomo, membantah pernyataan Ammar Zoni dalam pleidoi pribadinya yang menyebut nar
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mulai pekan depan akan melaksanakan pemeriksaan maraton terhadap penyelenggara ibadah haji kh
HUKUM DAN KRIMINAL
BINJAI Dalam rangka mempersiapkan supervisi tingkat Provinsi Sumatera Utara, Tim Penggerak PKK (TP PKK) Kota Binjai menggelar kegiatan p
PEMERINTAHAN
BINJAI Pemerintah Kota Binjai melalui Sekretaris Daerah (Sekdako) Kota Binjai, Chairin F. Simanjuntak, S.Sos., M.M., bersama Kepala Bada
PEMERINTAHAN
JAKARTA Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera terus mempercepat pemanfaatan kayu ha
NASIONAL
JAKARTA Anggota Komisi III DPR, Hinca Panjaitan dari Fraksi Demokrat, menyuarakan kemarahan terhadap Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Ka
POLITIK