BREAKING NEWS
Sabtu, 14 Februari 2026

Bantah Pernyataan Wali Kota Medan, Bobby: Bantuan UEA Bukan Dipulangkan

Abyadi Siregar - Jumat, 19 Desember 2025 19:39 WIB
Bantah Pernyataan Wali Kota Medan, Bobby: Bantuan UEA Bukan Dipulangkan
Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution saat konferensi pers di Medan. (Foto: Dok. Bobby Nasution / FB)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN – Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Bobby Nasution menegaskan bahwa bantuan 30 ton beras dari Uni Emirat Arab (UEA) untuk korban banjir di Kota Medan tidak dikembalikan, melainkan disalurkan melalui lembaga swadaya masyarakat (LSM) lokal, Muhammadiyah.

Hal ini menepis pernyataan Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, yang sebelumnya menyebut bantuan itu dikembalikan ke pihak donor.

"Bukan dipulangkan, tapi akan diserahkan ke Muhammadiyah. Teknisnya nanti, karena yang memberikan bantuan adalah NGO, maka yang menerima juga NGO," ujar Bobby, Jumat (19/12/2025), saat diwawancarai di Medan.

Baca Juga:

Bobby menjelaskan bahwa bantuan tersebut bukan berasal dari pemerintah UEA, melainkan lembaga swadaya masyarakat (LSM) yang berbasis di negara tersebut.

"Kalau bantuan dari institusi resmi, tentu diserahkan ke pemerintah pusat. Tapi ini bukan dari negara, melainkan NGO, sehingga diperbolehkan diterima dan disalurkan oleh NGO di Indonesia," tambahnya.

Menurutnya, mekanisme penyaluran bantuan asing telah diatur oleh pemerintah pusat. Bantuan negara-ke-negara harus melalui koordinasi pemerintah pusat, sedangkan bantuan dari NGO asing dapat diterima dan disalurkan melalui lembaga lokal yang ditunjuk.

Sebelumnya, Wali Kota Medan menyatakan pengembalian bantuan dilakukan setelah pengecekan regulasi pusat dan koordinasi dengan BNPB serta Kementerian Pertahanan.

Rico menekankan, Kota Medan memang tidak menerima bantuan asing secara langsung untuk korban bencana.

Dengan penegasan Gubsu Bobby ini, masyarakat diharapkan tidak bingung terkait status bantuan internasional untuk korban banjir di Sumatera Utara. Penyaluran melalui Muhammadiyah diharapkan mempercepat distribusi bantuan kepada warga terdampak.*

(d/dh)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Polemik Bantuan UEA Berakhir, Beras 30 Ton Disalurkan lewat Muhammadiyah
Natalius Pigai Akui Negara Hampir Nyaris Tak Pernah Punya Statistik HAM: Saya Jujur, Selama Ini Dibantu LSM
Ketua Majelis Dikdasmen Muhammadiyah: Banjir Aceh Butuh Status Darurat Nasional
Ketua PP Muhammadiyah Serahkan Bantuan Kemanusiaan untuk Aceh Senilai Rp 1 Miliar
Medan Terima Bantuan Logistik dari Uni Emirat Arab untuk Korban Banjir, Rico Waas: Pemulihan Belum Sepenuhnya Selesai
Tragedi Sungai Lusi Blora: Tiga Santriwati Ditemukan Meninggal, Total Korban 5 Orang
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru