BREAKING NEWS
Senin, 20 April 2026

Prabowo: Rp6 Triliun Dana Sitaan Bisa Bangun 100 Ribu Hunian Tetap Korban Bencana Sumatra

Abyadi Siregar - Rabu, 24 Desember 2025 18:37 WIB
Prabowo: Rp6 Triliun Dana Sitaan Bisa Bangun 100 Ribu Hunian Tetap Korban Bencana Sumatra
Presiden RI Prabowo Subianto saat menyaksikan pemameran uang rampasan senilai Rp6,6 triliun di Gedung Jampidsus, Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu (24/12/2025). (foto: tangkapan layar yt setpres)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA – Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan manfaat strategis dana sitaan negara saat menyaksikan pemameran uang rampasan senilai Rp6,6 triliun di Gedung Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu (24/12/2025).

Prabowo mencontohkan, Rp6 triliun saja cukup untuk membangun 100 ribu rumah hunian tetap bagi pengungsi bencana banjir dan longsor di tiga provinsi Sumatra, termasuk Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

"Kalau kita mau bikin rumah untuk hunian tetap para pengungsi, 100.000 rumah. Rp6 triliun, 100.000 rumah hunian tetap," ujar Prabowo, menekankan bahwa kebutuhan total hunian tetap mendekati 200.000 unit.

Baca Juga:

Dalam prosesi tersebut, Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH) memamerkan gunungan uang tunai Rp2,3 triliun dalam pecahan Rp100 ribu, sebagai simbol hasil penertiban kawasan hutan dan penegakan hukum atas penyalahgunaan lahan negara.

Secara simbolis, Jaksa Agung ST Burhanuddin menyerahkan total uang sitaan negara Rp6.625.294.190.469,74 kepada Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewo, disaksikan Presiden Prabowo.

Dari total tersebut, Rp2,3 triliun berasal dari denda administratif kehutanan terhadap 20 perusahaan sawit dan tambang nikel, sedangkan Rp4,2 triliun lebih merupakan uang rampasan kasus korupsi besar, termasuk ekspor CPO dan impor gula.

Satgas PKH, yang dipimpin Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Febrie Adriansyah, melibatkan KLHK, Polri, TNI, ATR/BPN, dan pemerintah daerah.

Tim ini menertibkan jutaan hektare hutan negara, menyelidiki pelanggaran izin konsesi, dan menindak perusahaan perusak hutan, yang terbukti berkorelasi dengan meningkatnya banjir bandang dan longsor.

Data hingga Rabu (24/12/2025) mencatat bencana banjir dan longsor menewaskan 1.112 orang, dengan 176 korban masih hilang.

Sebanyak 875 fasilitas pendidikan rusak, 147.000 unit rumah terdampak, dan lebih dari 624.000 warga bertahan di posko pengungsian.

Prabowo menegaskan, nilai Rp6,6 triliun masih merupakan bagian kecil dari potensi kerugian negara akibat praktik ilegal yang berlangsung bertahun-tahun.

"Dan ini baru ujungnya, saudara-saudara," katanya.

Editor
: Adam
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Korban Bencana Sumatra Capai 1.129 Jiwa, BNPB Targetkan Hunian Sementara Akhir Desember
Perang Lawan Korupsi, Prabowo: Jangan Ragu, Jangan Mau Dilobi Sana-Sini!
Jalur Tarutung–Sibolga Kembali Dibuka, Bobby Nasution Imbau Hati-hati Saat Nataru
Menkes Pastikan 31 Rumah Sakit Pascabencana di Aceh Kembali Beroperasi dalam Dua Pekan
Kejagung Lakukan Rotasi dan Mutasi Besar! Jhonny Wiliam Pardede Jadi Aspidsus Kejati Sumut, Ridwan Sujana Pimpin Kejari Medan
Ditertawakan Saat Bahas Antek Asing, Prabowo: Saya Tidak Peduli!
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru