37 Siswa dan Guru di Timor Tengah Selatan Diduga Keracunan MBG
NTT Sebanyak 37 siswa dan enam guru dari tiga sekolah di Kecamatan Amanuban Selatan, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara
PERISTIWA
PADANGSIDIMPUAN– Universitas Aufa Royhan menyampaikan dukungannya terhadap kegiatan sunat massal yang digelar oleh GEMMA PETA INDONESIA, Rabu (24/12/2025), acara di selenggarakan di Puskesmas Pembantu (Pustu) Batang Ayumi Julu, Kelurahan Batang Ayumi Julu, Kecamatan Padangsidimpuan Utara, Kota Padangsidimpuan.
Delapan Mahasiswa dari Universitas Aufa Royhan berperan aktif dalam pelaksanaan kegiatan sosial ini.
Mereka merasakan langsung antusias masyarakat atas kegiatan sunat massal yang diselenggarakan oleh GEMMA PETA INDONESIA.Baca Juga:

Robin Nahot Simanjuntak, salah satu mahasiswa Aufa Royhan menggungkapkan rasa haru dan senang, terlibat langsung atas perhelatan sunat massal yang di kemas ala pesta pernikahan, ia merasakan happy ditengah-tengah melaksanakan tugasnya sebagai perawat membantu dokter yang sedang menyunat anak-anak.
"Asyik acaranya, karna ada hiburan dan anak-anak merasa terhibur, rasa takut tidak ada salah lihat di wajah mereka, begitu juga dengan ibu mereka, merasa terhibur juga, acara sunat massal ini beda dengan yang pernah saya lihat," Ungkap Robin Simanjuntak.
Ketua Umum GEMMA PETA INDONESIA, Ronald Harahap, mengatakan kegiatan ini diikuti sekitar 150 anak dari enam kecamatan di Kota Padangsidimpuan, bekerja sama dengan pihak Dinas Kesehatan Kota Padangsidimpuan, Rumah Sakit Umum Kota Padangsidimpuan dan Universitas Aufa Royhan, dukungan juga datang dari Marga Harahap Sejagat Raya (Maha Jaya), Parsadaan Marga Pulungan Dohot Anak Boruna (PMPDAB) dan Keluarga Besar FKPPI Kota Padangsidimpuan.

Kegiatan dikemas secara unik dengan konsep ala pesta pernikahan agar anak-anak merasa nyaman dan terhibur dengan hiburan musik dan pertunjukan Tor Tor Angkola yang dibawakan oleh anak-anak.
Dan anak-anak peserta sunat massal merasa senang dengan hadirnya Wali Kota Padangsidimpuan bersama rombongannya.
"Alhamdulillah acaranya berjalan sukses. Kegiatan ini merupakan wujud berbagi kasih peduli anak negeri, yang mana selama ini kami kaum pergerakan sering dituding garis keras, anarkis, dan bahkan sering di tuding membela kepentingan pribadi maupun kelompok yang berduit, dengan kegiatan sunat massal ini kami menunjukkan bahwa sejatinya kaum pergerakan peduli dengan lingkungan sosialnya," Ujar Ronald Harahap dalam kata sambutannya.
Kehadiran Wali Kota Padangsidimpuan, Dr. H. Letnan Dalimunthe, SKM, MKes, bersama rombongan membuka acara dengan pemotongan nasi tumpeng dan pemberian bingkisan kepada anak-anak peserta sunat massal GEMMA PETA INDONESIA.
NTT Sebanyak 37 siswa dan enam guru dari tiga sekolah di Kecamatan Amanuban Selatan, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara
PERISTIWA
ASAHAN Wakil Bupati Asahan, Rianto, menegaskan komitmen kuatnya dalam menjaga kelestarian infrastruktur jalan. Ia mengimbau para pengusa
PEMERINTAHAN
BANTEN Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga sekaligus Kepala BKKBN Wihaji mengunjungi wilayah adat Baduy di Kabupaten Lebak, Ba
NASIONAL
JAKATA Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai mengklarifikasi polemik rencana penentuan status aktivis HAM oleh tim asesor yang
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Rencana pemerintah untuk menghentikan impor bahan bakar minyak (BBM) dalam 23 tahun ke depan dinilai belum realistis tanpa tr
EKONOMI
JAKARTA Mantan istri komedian Andre Taulany, Rien Wartia Trigina atau Erin, melaporkan balik asisten rumah tangganya berinisial HW ke Po
ENTERTAINMENT
MEDAN Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Belawan menuntut hukuman mati terhadap terdakwa Aditya Ramdani dalam perkara peredaran
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Muhammad Qodari meminta masyarakat tidak terjebak pada potongan pernyataan dalam p
NASIONAL
BATU BARA Masyarakat Kabupaten Batu Bara kini sedang menanggung beban ganda. Dua kebutuhan pokok vital, yakni gas Elpiji 3 kg dan minyak
EKONOMI
BANDA ACEH Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Aceh meminta Pemerintah Aceh mencabut Peraturan Gubernur (Pergub) yang mengatur pembatasa
PEMERINTAHAN