Data ini bersumber dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per 27 Desember 2025 dan bersifat dinamis.
"Pak Kepala BNPB barusan menyampaikan data terbaru. Total rumah yang terdampak lebih kurang 213.000 unit," ujar Tito dalam rapat koordinasi di Aceh Tamiang, Kamis (1/1/2026).
"Kami sudah meminta kepala daerah untuk mempercepat pengiriman data, yang dikoordinir oleh para Gubernur. Sumatera Barat dan Sumatera Utara sudah banyak datanya masuk. Aceh diharapkan segera menyusul agar penanganan bisa cepat," jelas Tito.
Pemerintah berharap data yang cepat dan akurat dapat mempercepat distribusi bantuan, perbaikan hunian, serta pemulihan infrastruktur yang terdampak bencana.
Tito menegaskan, keterlambatan data dapat membuat masyarakat salah paham terhadap kinerja pemerintah.*
(d/dh)
Editor
: Adam
213 Ribu Rumah Rusak Terdampak Banjir dan Longsor di Sumatera