BREAKING NEWS
Rabu, 25 Februari 2026

Mendagri Pastikan Listrik dan BBM di Aceh Tamiang Kembali Normal Pascabencana

Adelia Syafitri - Sabtu, 03 Januari 2026 12:02 WIB
Mendagri Pastikan Listrik dan BBM di Aceh Tamiang Kembali Normal Pascabencana
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian saat melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Aceh Tamiang, Senin, 22 Desember 2025. (foto: Tito Karnavian/fb)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA — Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian memastikan pasokan listrik dan bahan bakar minyak (BBM) di Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, telah kembali normal setelah sempat terganggu akibat bencana banjir dan kerusakan infrastruktur.

Tito menyebut seluruh stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di wilayah tersebut kini sudah kembali beroperasi.

Aliran listrik, khususnya di jalur utama, juga telah pulih sehingga aktivitas masyarakat dan pemerintahan berangsur normal.

Baca Juga:

Pernyataan itu disampaikan Tito usai melepas keberangkatan 1.138 Praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) ke Aceh Tamiang di Terminal 1B Bandara Soekarno-Hatta, Banten, Sabtu, 3 Januari 2026.

"Dua minggu lalu saya sempat menelepon Pak Bahlil karena tiga SPBU di Aceh Tamiang tutup semua. Alhamdulillah, dua hari lalu saat saya ke sana bersama Bapak Presiden, ketiganya sudah aktif kembali," kata Tito.

Ia menjelaskan, sebelumnya pasokan BBM sempat tersendat akibat keterbatasan suplai serta kerusakan fasilitas penyimpanan.

Kondisi tersebut menyebabkan antrean panjang kendaraan di SPBU. Namun saat ini, kata Tito, distribusi BBM sudah kembali lancar dan antrean berkurang signifikan.

Selain BBM, Tito juga memastikan pemulihan jaringan listrik terus menunjukkan progres positif.

Ia mengakui perbaikan kelistrikan membutuhkan waktu karena banyak tiang dan jaringan distribusi yang tumbang, terutama di wilayah terpencil.

"Main line sudah bagus, jalur utamanya sudah normal. Jadi listrik di Aceh Tamiang sekarang sudah baik," ujarnya.

Tito mengapresiasi langkah cepat berbagai pihak dalam memperbaiki infrastruktur kelistrikan, termasuk perbaikan saluran udara tegangan ekstra tinggi (SUTET) yang sempat roboh di jalur Arun–Bireuen.

Meski demikian, ia menyebut pemulihan di daerah pelosok masih terus dikebut.

Tak hanya listrik dan BBM, layanan telekomunikasi di Aceh Tamiang juga telah kembali aktif. Sebelumnya, sejumlah menara seluler roboh sehingga jaringan telepon dan internet lumpuh.

"Kemarin saat saya ke sana, handphone sudah aktif, internet sudah jalan. Informasi sudah bisa mengalir dengan baik," kata Tito.

Menurut Tito, pemulihan infrastruktur dasar menjadi kunci utama percepatan pemulihan pascabencana.

Dengan ketersediaan listrik, BBM, dan komunikasi, roda pemerintahan serta aktivitas ekonomi masyarakat dapat kembali bergerak.

"Kalau listrik, BBM, dan komunikasi sudah berjalan, pemulihan pemerintahan dan ekonomi akan jauh lebih cepat," ujarnya.*


(d/ad)

Editor
: Adam
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Wakil Ketua Komisi IV DPR Usulkan Badan Khusus Tangani Dampak Bencana di Sumatera
Belum Ada AMDAL? Ini Penjelasan PT Thorcon soal Tahapan Perizinan PLTN
Staf Khusus Presiden: Penanganan Bencana ala Prabowo Terapkan Strategi TSM Terstruktur dan Masif
Mendagri Tito Karnavian Kirim 1.138 Praja IPDN Percepat Pemulihan Layanan Pemerintah Pasca-Bencana Sumatra
Kemenag Pastikan Direktorat Jenderal Pesantren Segera Dibentuk, Tinggal Tunggu Keppres
Tragis, Prajurit TNI Asal Asahan Tewas Diduga Dianiaya Senior di Papua
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru