Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Bali, Eem Nurmanah, melalui Apel Penandatanganan Komitmen Bersama Pembangunan Zona Integritas, Pakta Integritas, serta Perjanjian Kinerja, Rabu, 14 Januari 2026. (Foto: ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
"Zona Integritas harus menjadi komitmen nyata dalam membangun pemerintahan yang transparan, profesional, dan bebas dari praktik korupsi," kata Eem dalam sambutannya.
Menurut Eem, komitmen tersebut sejalan dengan arahan Menteri Hukum Republik Indonesia yang sebelumnya disampaikan dalam Penandatanganan Komitmen Bersama Pembangunan Zona Integritas di Graha Pengayoman, Jakarta.
Ia menegaskan bahwa momentum ini menjadi titik awal bagi seluruh jajaran Kanwil Kemenkum Bali untuk bergerak serempak menuju predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).
Eem mengingatkan bahwa pada 2021, Kanwil Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Bali berhasil meraih predikat WBK.
Capaian tersebut, kata dia, merupakan hasil dari sinergi dan kerja keras seluruh pegawai.
Transformasi kelembagaan menjadi Kantor Wilayah Kementerian Hukum Bali, menurutnya, justru memperkuat komitmen dalam menjaga integritas dan kualitas layanan publik.
Berbekal capaian tersebut, Eem menyatakan optimismenya bahwa Kanwil Kemenkum Bali mampu melangkah lebih jauh dan meraih predikat WBBM pada tahun-tahun mendatang.
Dalam menghadapi tantangan birokrasi modern, Eem menekankan pentingnya inovasi dan pemanfaatan teknologi informasi.
Pengembangan layanan berbasis digital dinilai mampu meningkatkan efisiensi, transparansi, serta akuntabilitas pelayanan kepada masyarakat.
"Kita harus terus berinovasi dan memanfaatkan teknologi secara optimal sebagai bagian dari reformasi birokrasi yang berkelanjutan," ujarnya.