BREAKING NEWS
Kamis, 22 Januari 2026

Presiden Prabowo Dorong Kerja Sama Kapal Nelayan dan Pendidikan Internasional di London

Adelia Syafitri - Selasa, 20 Januari 2026 20:49 WIB
Presiden Prabowo Dorong Kerja Sama Kapal Nelayan dan Pendidikan Internasional di London
Presiden Prabowo Subianto bertemu dengan Perdana Menteri Inggris Keir Starmer di Kantor Perdana Menteri Inggris, 10 Downing Street, London, Selasa (20/1/2026). (foto: @SkyNews/X)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

LONDON — Presiden Prabowo Subianto menyinggung penguatan kerja sama maritim dan pendidikan dalam pertemuannya dengan Perdana Menteri Inggris Keir Starmer di Kantor Perdana Menteri Inggris, 10 Downing Street, London, Selasa (20/1/2026).

Dua sektor tersebut akan dituangkan dalam kesepakatan bilateral Indonesia–Inggris yang dijadwalkan ditandatangani hari ini.

Pertemuan berlangsung di lantai dua Kantor PM Inggris. Prabowo menyambut baik rencana kerja sama tersebut karena dinilai strategis bagi kepentingan jangka panjang kedua negara.

Baca Juga:

"Kerja sama ini penting untuk mendorong pembangunan ekonomi sekaligus penguatan sumber daya manusia," kata Prabowo dalam pertemuan itu.

Di sektor maritim, Indonesia dan Inggris akan menandatangani nota kesepahaman (MoU) terkait pembuatan kapal tangkap ikan.

Program ini ditujukan untuk memperkuat armada nelayan nasional, meningkatkan produktivitas perikanan, serta menjaga keberlanjutan sumber daya laut.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi sebelumnya menjelaskan, kerja sama pembuatan kapal tangkap ikan diperlukan mengingat dua pertiga wilayah Indonesia merupakan perairan.

"Kebutuhan kapal tangkap ikan mencapai puluhan ribu unit. Kita membuka kerja sama dengan siapa pun, baik dari dalam maupun luar negeri," ujar Prasetyo di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin, 19 Januari.

Selain maritim, Prabowo juga membahas kerja sama pendidikan tinggi. Pemerintah Indonesia akan menjalin kemitraan dengan Russell Group, konsorsium 24 universitas papan atas di Inggris.

Kerja sama ini mencakup pengembangan riset, pendidikan tinggi, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Stella Christie mengatakan Prabowo secara khusus mengarahkan agar kemitraan pendidikan hanya dilakukan dengan universitas kelas dunia.

"Bapak Presiden ingin bekerja sama dengan yang paling top. Russell Group adalah kelompok universitas terbaik di Inggris," kata Stella.

Perdana Menteri Keir Starmer dalam pertemuan tersebut menyampaikan apresiasi atas hubungan bilateral yang telah terjalin erat antara Inggris dan Indonesia, serta menyambut baik penguatan kerja sama di berbagai sektor strategis.

Dalam kunjungan ini, Prabowo didampingi sejumlah menteri Kabinet Merah Putih, antara lain Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Perkasa Roeslani, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.*


(at/ad)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Bupati Simalungun Hadiri Rakernas APKASI 2026, Bahas Hilirisasi dan Infrastruktur Daerah
Pemkab Simalungun Genjot Pembangunan 413 Gerai Koperasi Merah Putih untuk Kebangkitan Ekonomi Desa, TNI Turun Tangan
Tak Beri Ampun! Presiden Prabowo Cabut Izin 28 Perusahaan Pelanggar Lingkungan di Sumatra
Bus Perintis Resmi Beroperasi di STM Hulu, Tingkatkan Akses Masyarakat Pelosok dan Penggerak Ekonomi Lokal
Wagub Sumut Tegaskan Keberpihakan Pemerintah pada Petani Saat Panen Raya di Karo
Ekonomi Sumut Tumbuh 4,55 Persen, Angka Pengangguran dan Kemiskinan Turun di 2025
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru