BREAKING NEWS
Jumat, 13 Maret 2026

Prabowo di WEF Swiss: Program MBG Capai 60 Juta Penerima, Ciptakan 1,5 Juta Lapangan Kerja

Adam - Kamis, 22 Januari 2026 21:33 WIB
Prabowo di WEF Swiss: Program MBG Capai 60 Juta Penerima, Ciptakan 1,5 Juta Lapangan Kerja
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dalam keynote speech World Economic Forum Annual Meeting 2026, Kamis (22/1). (foto: tangkapan layar yt setpres)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

SWISS – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto memaparkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) memiliki dua manfaat utama: meningkatkan kesehatan dan kecerdasan anak, sekaligus menggerakkan perekonomian.

Hal ini disampaikan dalam keynote speech World Economic Forum Annual Meeting 2026, Kamis (22/1).

Prabowo menjelaskan, lebih dari 61 ribu pelaku UMKM dan koperasi kini terlibat dalam rantai pasok MBG.

Baca Juga:

Program ini telah menciptakan lebih dari 600 ribu lapangan kerja di dapur-dapur MBG, dan diproyeksikan mencapai 1,5 juta lapangan kerja langsung pada puncaknya.

"Jumlah lapangan kerja akan terus bertambah seiring keterlibatan vendor dan pemasok MBG. Kami optimistis kebijakan sosial ini tidak hanya sehatkan anak-anak, tapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi yang signifikan," kata Prabowo.

Program MBG, yang telah menyentuh hampir 60 juta penerima, menjadi bukti nyata sinergi antara kebijakan sosial dan ekonomi, sekaligus memperkuat ketahanan pangan dan produktivitas nasional.*


(cb/ad)

Editor
: Abyadi Siregar
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Trump Tegaskan Konflik Gaza Akan Segera Berakhir, Hamas Diminta Letakkan Senjata
Prabowo di WEF Swiss: Program MBG Bakal Lampaui Produksi McDonald's
Indonesia Gabung Dewan Perdamaian Gaza Bentukan Trump, Prabowo: Mari Bersama
Bahlil Lahadalia Kaji Pencabutan IUP PLTA Batang Toru Usai Banjir Bandang Sumatra
Bahlil: Saya Gagal Jadi Menteri Jika Masih Ada Desa Belum Dialiri Listrik
Kemenkum Bali Serahkan Sertifikat KI, Lindungi Budaya dan Dorong Ekonomi Kreatif Gianyar
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru