Istana Belum Ambil Sikap soal Putusan MK Gibran, Ini Alasannya
JAKARTA Wakil Menteri Sekretaris Negara (Wamensesneg) Bambang Eko Suhariyanto mengatakan pemerintah masih mempelajari secara detail putu
POLITIK
JAKARTA– Kisah viral kakek penjual es gabus yang sempat dituding menjual es dari spons oleh aparat, kini menampilkan fakta baru.
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menemukan ketidakselarasan pengakuan sang kakek terkait kondisi ekonomi keluarganya, meski tetap menyalurkan bantuan senilai Rp10 juta.
Baca Juga:Dalam pertemuan yang diunggah melalui akun media sosial pribadinya, kakek tersebut mengaku sudah empat hari tidak berjualan akibat trauma dan menyebut menunggak kontrakan serta biaya sekolah cucunya hingga Rp1,5 juta.
Namun, hasil klarifikasi Dedi menunjukkan tunggakan sekolah hanya Rp200.000 per bulan dan baru menunggak satu bulan. Sementara cucu kakek tersebut bersekolah di sekolah negeri.
"Sebulannya katanya 200. Harus dipastiin dulu saya, saya yakin bukan sekolah negeri deh. Enggak mungkin, Pak, sekolah negeri SD bayar 200," ujar Dedi Mulyadi,dikutip Sabtu (31/1/2026).
Dedi menegaskan pentingnya kejujuran dalam menghadapi kesulitan hidup.
"Kalau kitanya tidak jujur, nanti banyak dapat susah dalam hidupnya," tegasnya.
Meski menemukan ketidakjujuran, Dedi tetap menunjukkan kepedulian sosial dengan melunasi seluruh beban ekonomi sang kakek, termasuk:
- Sewa kontrakan satu tahun senilai Rp9,6 juta
- Pelunasan utang beras Rp200.000
- Tunggakan sekolah Rp200.000
- Tambahan modal usaha tunai Rp2 jutaSebagian besar bantuan tidak diserahkan langsung, melainkan dibayarkan staf Dedi kepada pihak terkait untuk memastikan bantuan tepat sasaran.
Kisah ini menjadi pengingat bahwa empati publik harus diiringi kejujuran agar bantuan benar-benar berdampak dan tidak disalahgunakan.*
JAKARTA Wakil Menteri Sekretaris Negara (Wamensesneg) Bambang Eko Suhariyanto mengatakan pemerintah masih mempelajari secara detail putu
POLITIK
MEDAN Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memeriksa sejumlah saksi dalam penyidikan dugaan suap yang melibatkan Bupati Langkat no
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Bripka Yasir Mukhtadi Lubis, anggota Polres Labuhanbatu Selatan yang juga merupakan menantu mantan Bupati Labusel Edimin, dihadirk
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuka babak baru dalam pengusutan kasus dugaan korupsi proyek pembangunan dan preservasi jala
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Apple dilaporkan membatalkan rencana memasang RAM 16GB pada iPhone 18 Pro dan ponsel lipat pertamanya yang disebut iPhone Duo. K
SAINS DAN TEKNOLOGI
OlehFirdaus ArifinBAYANGKAN seorang badut memasuki panggung. Sepatunya terlalu besar. Ia tersandung, lalu membesarkan geraknya untuk mengun
OPINI
JAKARTA Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dapat memanfaatkan program Kredit Usaha Rakyat (KUR) 2026 sebagai salah satu pili
EKONOMI
MEDAN Universitas Prima Indonesia (UNPRI) Medan memberikan klarifikasi mengenai insiden seorang pria yang diduga terjun dari lantai 22 g
PERISTIWA
BATU BARA Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Batu Bara melalui Sekretariat DPRD menggelar hearing dan dialog bersama tokoh
SENI DAN BUDAYA
JAKARTA Eks Jampidsus Kejaksaan Agung RI, Febrie Adriansyah, menjalani sidang perdana dengan agenda pembacaan dakwaan dalam perkara duga
HUKUM DAN KRIMINAL