Komarudin Watubun PDIP Minta Gibran Mundur: Pemimpin Boleh Salah, tapi Tidak Boleh Berbohong
JAKARTA Ketua DPP PDI Perjuangan sekaligus anggota Komisi II DPR, Komarudin Watubun, menyampaikan pandangannya mengenai putusan Mahkamah
POLITIK
Oleh:Firdaus Arifin
BAYANGKAN seorang badut memasuki panggung. Sepatunya terlalu besar. Ia tersandung, lalu membesarkan geraknya untuk mengundang tawa.
Penonton mengetahui bahwa yang berlangsung adalah permainan. Mereka membeli tiket, menyerahkan waktu, lalu pulang setelah pertunjukan selesai.Baca Juga:
Sepatu itu bagian dari pertunjukan. Tak seorang pun berharap ia memakainya untuk mengurus kehidupan sehari-hari.
Dalam politik, batas antara permainan dan pekerjaan lebih sulit dilihat. Panggung tidak selalu mempunyai tirai.
Orang yang menghibur hari ini dapat mengambil keputusan besok.
Kalimat yang mengundang tawa mungkin ikut membentuk cara masyarakat memahami persoalan yang menyangkut hidup banyak orang.
Badut mempunyai kecakapannya sendiri: mengolah gerak, kejutan, dan kegagalan menjadi hiburan.
Dalam esai ini, ia menjadi metafora bagi perilaku politik yang memperlakukan demokrasi sebagai pertunjukan.
Kritiknya tertuju pada kebiasaan mengejar perhatian publik sampai tanggung jawab luput dari pandangan.
Demokrasi membutuhkan komunikasi publik agar warga dapat mengenali dan menilai gagasan yang ditawarkan.
Komunikasi itu menjadi persoalan ketika keberhasilannya terutama diukur dari perhatian yang diraih, sementara alasan keputusan, pelaksanaan, dan akibatnya terlepas dari pemeriksaan publik.
JAKARTA Ketua DPP PDI Perjuangan sekaligus anggota Komisi II DPR, Komarudin Watubun, menyampaikan pandangannya mengenai putusan Mahkamah
POLITIK
JAKARTA Wakil Menteri Sekretaris Negara (Wamensesneg) Bambang Eko Suhariyanto membantah anggapan bahwa perombakan atau reshuffle kabinet
POLITIK
SOLO Presiden RI ke7 Joko Widodo atau Jokowi mengungkap isi pertemuannya dengan Presiden Prabowo Subianto di kediaman Prabowo di Kertan
POLITIK
JAKARTA Presiden ke7 RI Joko Widodo atau Jokowi menanggapi putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menyatakan tidak menemukan adanya ijaz
POLITIK
JAKARTA Peserta Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan I Kelompok IV Tahun 2026 Provinsi Sumatera Utara mempelajari penerap
NASIONAL
MEDAN Setelah hampir dua dekade menanti, warga Perumahan Griya Kencana, Lingkungan 1, Kelurahan Namo Gajah, Kecamatan Medan Tuntungan, a
PEMERINTAHAN
BATU BARA Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Labuhan Ruku terus berkomitmen meningkatkan pembinaan kepribadian bagi Warga Binaan P
NASIONAL
BATU BARA Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Labuhan Ruku terus memperkuat program pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan Pemasya
PERTANIAN AGRIBISNIS
SIMALUNGUN Nagori Silou Huluan, Kecamatan Raya, Kabupaten Simalungun, menjadi salah satu nagori percontohan yang mewakili Kabupaten Sima
PEMERINTAHAN
SIMALUNGUN Pemerintah Kabupaten Simalungun menerima bantuan satu unit dump truk dari PTPN IV Regional II. Bantuan tersebut diserahkan la
PEMERINTAHAN