BREAKING NEWS
Kamis, 08 Oktober 2026

Badut-badut Demokrasi

Redaksi - Kamis, 08 Oktober 2026 10:51 WIB
Badut-badut Demokrasi
Ilustrasi. (foto: AI/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

Warga masih disapa, tetapi pertanyaannya tidak mendapat tempat duduk.

Lampu Panggung

Tata cahaya menentukan apa yang terlihat.

Dalam pertunjukan, lampu dapat membuat satu wajah hadir dan membiarkan puluhan pekerja tenggelam dalam gelap.

Kita mengingat tokoh utama, jarang memikirkan orang yang memasang kabel atau menggeser perlengkapan. Politik juga mempunyai tata cahaya.

Pidato, kunjungan, foto, dan potongan percakapan mengarahkan perhatian kepada bagian tertentu dari kegiatan publik.

Semua itu dapat membantu menyampaikan informasi. Namun, informasi menjadi miskin apabila yang disediakan hanya adegan yang menguntungkan penampilnya.

Pekerjaan pemerintahan sering tidak mempunyai bentuk yang menarik bagi kamera.

Menelaah anggaran, mendengarkan keberatan, memperbaiki prosedur pelayanan, dan mengevaluasi akibat kebijakan memerlukan waktu.

Hasilnya pun tidak selalu dapat diringkas menjadi kalimat yang mudah diteriakkan. Demokrasi memerlukan keterlihatan yang melampaui penampilan.

Warga perlu dapat memeriksa pekerjaan yang tidak tersorot kamera.

Di sana tersimpan catatan keputusan, penggunaan sumber daya, dan akibat yang ditanggung orang lain.

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
DPRD Batu Bara Gelar Hearing Dialog, Bahas Ranperda Pemajuan Kebudayaan Melayu
Catatan tentang Arah Bangsa yang Teralih
BERLAYAR Hadir di Desa Perkotaan, Warga Batu Bara Bisa Urus Dokumen hingga Cek Kesehatan
Bupati Batu Bara Baharuddin Siagian Dorong Kuala Tanjung Jadi Penggerak Ekonomi Sumut
BSSN Kukuhkan TTIS Asahan, Pemkab Perkuat Keamanan Sistem Digital Pemerintahan
Pilkades Serentak Asahan Digelar di 43 Desa, Bupati Taufik: Layani Warga Tanpa Membeda-bedakan
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru