Malam Ke-4 Ramadhan, Ustad Marasonang Siregar Ajak Umat Muslim Berhias dengan Akhlak Mulia
MEDAN Pada malam ke4 bulan suci Ramadhan, Ustad Marasonang Siregar memberikan tausyiah singkat kepada jamaah Mesjid Isti&039adah di J
AGAMA
JAKARTA – Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka mengungkapkan alasan dibentuknya Direktorat Jenderal (Ditjen) Pesantren yang berada di bawah naungan Kementerian Agama (Kemenag).
Gibran menyampaikan bahwa pesantren merupakan kekuatan besar yang berakar di tengah masyarakat Indonesia.
Gibran menyebutkan bahwa saat berbicara mengenai pesantren, kita berbicara tentang potensi besar yang tidak hanya mengajarkan ilmu agama, tetapi juga memberikan kontribusi penting terhadap perkembangan sosial dan ekonomi.Baca Juga:
Dengan lebih dari 42.000 pondok pesantren dan lebih dari 11 juta santri di Indonesia, pesantren menjadi bagian dari tradisi dan semangat perjuangan yang terus tumbuh.
"Ini bukan sekadar angka, ini adalah kekuatan sosial ekonomi masa depan yang berakar di tengah masyarakat serta tumbuh dari tradisi dan semangat perjuangan," ujar Gibran yang disiarkan melalui YouTube GibranTV pada Sabtu (21/2/2026), seraya menekankan bahwa pesantren telah melahirkan tokoh-tokoh bangsa, ulama-ulama besar, pejuang kemerdekaan, hingga para pengusaha sukses yang turut menggerakkan ekonomi lokal.
Gibran juga memaparkan peran pesantren dalam dunia ekonomi.
Selain menanamkan ilmu agama dan akhlak kepada santri, pesantren turut berperan dalam sektor-sektor ekonomi seperti pertanian, peternakan, konveksi, dan industri halal.
Ia mencontohkan unit usaha Jitu Printing dari Ponpes Edi Mancoro di Semarang yang mampu menembus pasar internasional dengan produk digital printing berkualitas tinggi.
"Pesantren memiliki kemampuan besar untuk menghasilkan produk yang mampu bersaing di pasar global, seperti yang ditunjukkan oleh Jitu Printing. Ini adalah bukti bahwa pesantren dapat beradaptasi dan berkembang sesuai dengan kebutuhan zaman," ujar Gibran.
Di tengah pesatnya kemajuan teknologi, Gibran mengatakan bahwa pemerintah berupaya agar pesantren tidak hanya menjadi pusat ilmu agama, tetapi juga pusat inovasi teknologi.
Pemerintah ingin para santri menguasai teknologi terkini seperti pertanian modern, peternakan, robotik, blockchain, hingga kecerdasan buatan (AI).
"Para santri harus mampu menjadi pencipta peluang, pelopor inovasi, dan bagian dari perubahan tanpa kehilangan jati diri dan nilai-nilai akhlak yang selama ini melekat pada diri mereka," kata Gibran, menegaskan bahwa pesantren harus menjadi pusat inovasi dan transformasi sosial-ekonomi.
MEDAN Pada malam ke4 bulan suci Ramadhan, Ustad Marasonang Siregar memberikan tausyiah singkat kepada jamaah Mesjid Isti&039adah di J
AGAMA
MEDAN Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memerintahkan seluruh anggota Polri menjalani tes urine menyusul kasus eks Kapolres Bima AKB
HUKUM DAN KRIMINAL
DELI SERDANG Bupati Deli Serdang dr. Asri Ludin Tambunan bersama Wakil Bupati Lom Lom Suwondo meresmikan kantor baru Dinas Pemadam Kebak
PEMERINTAHAN
ACEH TIMUR Kepolisian Resor (Polres) Aceh Timur menyalurkan bantuan logistik dari Kapolri kepada masyarakat terdampak bencana di wilayah
NASIONAL
JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menempati posisi teratas dalam survei popularitas menteri Kabinet Merah Putih versi Indeks
NASIONAL
JAKARTA Hasil survei nasional terbaru Indekstat menempatkan sektor ekonomi sebagai isu paling mendesak yang harus segera diselesaikan ol
EKONOMI
JAKARTA Survei terbaru Indekstat mengungkap bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi program pemerintahan PrabowoGibran yang pa
PEMERINTAHAN
JAKARTA Survei terbaru lembaga Indekstat mengungkap ketidakpastian publik terhadap potensi kembalinya peran TNI dan Polri dalam politik
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Survei terbaru yang dirilis lembaga Indekstat menunjukkan adanya perbedaan signifikan tingkat keyakinan publik terhadap masa dep
NASIONAL
ACEH TENGAH Lubang tanah raksasa di Kecamatan Ketol, Aceh Tengah, Aceh, terus meluas hingga mencapai luas sekitar 27.000 meter persegi.
PERISTIWA