Prajurit TNI dari Kodim 0106/Aceh Tengah bersama personel Yon TP 854/DK membangun jembatan gantung strategis di Desa Burni Bius, Kecamatan Silih Nara, Sabtu (21/2/2026) sore. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
Jembatan sepanjang 75 meter ini akan menjadi urat nadi penghubung Desa Burni Bius dengan Dusun Gantung Langit, mempermudah mobilitas warga, distribusi hasil bumi, dan akses sosial-ekonomi.
Proyek ini merupakan bagian dari komitmen TNI dalam mendukung pemerintah daerah mempercepat konektivitas wilayah terisolasi.
Sebanyak 30 personel gabungan dikerahkan, terdiri dari 10 anggota Kodim 0106 di bawah pimpinan Kapten Inf Subekti dan 20 personel Yon TP 854/DK yang dipimpin Letda Ckm Ismail Saleh.
Pengerjaan dilakukan bersama warga setempat dengan semangat gotong royong.
Fokus saat ini meliputi pemasangan bantalan papan jembatan dan penguatan bantalan seling, komponen vital struktur utama
. Agenda berikutnya adalah pemasangan tiang besi di titik B1 untuk memperkokoh bentang jembatan.
Meski medan terjal menjadi kendala—kendaraan pengangkut material tidak bisa langsung menjangkau titik nol proyek—para prajurit melangsir logistik menggunakan sepeda motor melalui jalan setapak yang sempit.
Semangat kemanunggalan TNI dengan rakyat tetap terjaga, menjadi kunci percepatan penyelesaian proyek.
Rampungnya jembatan ini diharapkan mampu memangkas waktu tempuh warga, memperlancar distribusi hasil bumi, serta mempererat hubungan sosial antarwilayah di kawasan Silih Nara.
Pembangunan ditargetkan selesai pada akhir Februari 2026.*
(ad)
Editor
: Adelia Syafitri
TNI Percepat Pembangunan Jembatan Gantung di Aceh Tengah, Progres Capai 51 Persen