Ia mengutip pengalaman panjang AS dalam perang Vietnam, Irak, dan Afghanistan sebagai pelajaran penting.
"Iran bukan Irak atau Afghanistan. Setiap konteks memiliki karakter berbeda," tambahnya.
SBY menutup pandangannya dengan pesan global, mengingatkan para pemimpin bahwa keberhasilan perang juga ditentukan oleh pemahaman prajurit terhadap tujuan mereka:
"Soldiers will not fight and die, unless they know what they fight and die for."
Ia berharap negosiasinuklir AS-Iran bisa menempuh jalan damai, mengingat risiko konflik berskala besar bagi seluruh dunia.*