Pemerintah melalui Kementerian Agama menggelar Sidang Isbat penentuan 1 Ramadan 1446 Hijriah, hari ini, Selasa (17/2/2026). (Foto: Tangkapan Layar Kemenag RI / YT)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
"Pelaksanaan sidang dipusatkan di Auditorium H.M. Rasjidi setelah sebelumnya beberapa ruangan menjalani renovasi," kata Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag, Abu Rokhmad, Senin (2/3/2026).
Pemilihan lokasi mempertimbangkan ruang representatif untuk tamu undangan, suasana perkantoran, serta kelancaran lalu lintas dan parkir menjelang masa mudik.
Sidang isbat akan melibatkan berbagai unsur, termasuk pakar astronomi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), planetarium, observatorium, perwakilan organisasi kemasyarakatan Islam, serta instansi terkait.
Keputusan sidang diharapkan memiliki legitimasi keagamaan yang kuat, karena didasarkan pada data hisab, hasil rukyat, dan mekanisme terbuka untuk publik.
"Dari sisi teknis, kami telah menyiapkan sarana dan prasarana sidang, sistem pelaporan rukyat, serta koordinasi dengan titik pemantauan hilal di seluruh Indonesia. Harapannya, proses sidang dapat berjalan tertib, akurat, dan informatif bagi masyarakat," ujar Abu.
Kemenag mengimbau masyarakat menunggu pengumuman resmi setelah seluruh rangkaian sidang selesai. Sementara itu, Pimpinan Pusat Muhammadiyah telah menetapkan 1 Syawal 1447 H jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026.*
(k/dh)
Editor
: Nurul
Sidang Isbat Idul Fitri 2026, Kemenag Libatkan BMKG, BRIN, dan Ormas Islam