BREAKING NEWS
Sabtu, 07 Maret 2026

Prabowo: Konflik di Gaza Tak Bisa Berhenti Seketika Meski Diplomasi Terus Didorong

Adam - Jumat, 06 Maret 2026 20:39 WIB
Prabowo: Konflik di Gaza Tak Bisa Berhenti Seketika Meski Diplomasi Terus Didorong
Presiden RI Prabowo Subianto saat silaturahmi dengan sekitar 160 ulama dan tokoh organisasi kemasyarakatan Islam di Istana Kepresidenan Jakarta pada Kamis, 5 Maret 2026. (foto: tangkapan layar yt setpres)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan bahwa konflik di Gaza tidak dapat dihentikan secara instan meskipun berbagai upaya diplomasi terus dilakukan untuk meredam kekerasan di kawasan tersebut.

Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat menggelar silaturahmi dengan sekitar 160 ulama dan tokoh organisasi kemasyarakatan Islam di Istana Kepresidenan Jakarta pada Kamis, 5 Maret 2026.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengatakan Presiden menjelaskan bahwa Indonesia telah melakukan berbagai langkah diplomasi untuk membantu menekan eskalasi konflik, termasuk bergabung dalam forum perdamaian internasional Board of Peace (BoP).

Baca Juga:

"Presiden menegaskan bahwa keputusan tersebut merupakan langkah konkret untuk membantu mengurangi konflik dan jumlah korban di Palestina," kata Teddy melalui keterangan yang disampaikan Sekretariat Kabinet, Jumat (6/3/2026).

Dalam pertemuan itu juga dipaparkan data terkait perkembangan situasi konflik di Gaza.

Sejak ditandatanganinya kesepakatan damai di Sharm El-Sheikh, Mesir, pada Oktober 2025, jumlah korban dan insiden konflik disebut mengalami penurunan signifikan dalam enam bulan terakhir.

Korban jiwa yang sebelumnya mencapai lebih dari 70 ribu orang pada periode 2024 hingga 2025, kini dilaporkan menurun menjadi sekitar 600 hingga 1.000 orang dalam enam bulan terakhir.

Meski demikian, Prabowo menegaskan bahwa penghentian konflik secara total tidak dapat terjadi dalam waktu singkat.

Bentrokan masih terjadi di sejumlah titik, meski intensitasnya disebut jauh lebih rendah dibandingkan sebelumnya.

"Penghentian konflik secara total tidak bisa dengan seketika. Masih ada beberapa konflik dan korban berjatuhan, namun jumlahnya jauh berkurang," ujar Teddy menyampaikan pernyataan Presiden.

Pemerintah Indonesia, kata Teddy, akan terus mendorong berbagai langkah diplomasi bersama negara-negara lain untuk menekan eskalasi konflik serta mempercepat terciptanya perdamaian yang lebih permanen di Palestina.*


Editor
: Dharma
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Momen Haru di Istana Merdeka, Prabowo Teteskan Air Mata Apresiasi Baznas atas Bantuan Kemanusiaan untuk Palestina: Terima Kasih
Tiga Kepala Dinas di Pemkab Simalungun Dikabarkan Dicopot, Pemda Belum Beri Penjelasan
Dukung Program Indonesia ASRI, Pemko Binjai dan APJATEL Sumut Percepat Penataan Kabel Telekomunikasi di Sejumlah Jalan Kota
Tokoh Pemuda Binjai Minta Indonesia Pertimbangkan Keluar dari BOP Demi Kedaulatan Nasional: Jangan Terlalu Percaya Amerika Serikat dan Israel!
Antrean BBM di SPBU Medan Mengular, Lembaga Konsumen Minta Pemerintah dan Pertamina Sampaikan Informasi Lebih Jelas dan Transparan
Pemko Medan Pastikan Stok BBM Aman, Masyarakat Diminta Tenang dan Tidak Panic Buying
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru