BREAKING NEWS
Sabtu, 07 Maret 2026

JK Soroti Praktik Forum Board of Peace: Tujuan Akhir Perdamaian untuk Palestina, Tapi Kalau Hanya Mendukung Israel Buat Apa?

Abyadi Siregar - Sabtu, 07 Maret 2026 16:28 WIB
JK Soroti Praktik Forum Board of Peace: Tujuan Akhir Perdamaian untuk Palestina, Tapi Kalau Hanya Mendukung Israel Buat Apa?
Wakil Presiden Republik Indonesia ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla (JK), dalam keterangan pers di kediamannya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Sabtu (7/3). (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA – Wakil Presiden Republik Indonesia ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla (JK), menyoroti praktik pelaksanaan forum internasional Board of Peace (BoP) di tengah konflik Timur Tengah yang memanas akibat serangan Israel dan Amerika Serikat ke Iran.

Dalam keterangan pers di kediamannya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, JK menilai ide BoP sangat positif untuk upaya perdamaian global, namun praktiknya terkadang bertentangan dengan tujuan awal forum.

"Sebenarnya ide BoP itu ide yang bagus. Siapa pun upaya kita untuk perdamaian selalu baik. Cuma kita harus melihat praktiknya bagaimana. Jangan kita baru bikin BoP tapi baru satu minggu sudah menyerang berperang dengan negara lain," ujar JK, Sabtu (7/3).

Baca Juga:

JK menekankan perlunya evaluasi dan koreksi terhadap implementasi BoP agar misi perdamaian tidak sekadar menjadi simbol belaka.

Menurutnya, praktik forum harus selaras dengan tujuan awalnya, terutama terkait isu Palestina.

"Makna BoP jadi bertentangan dengan niatnya. Jadi penting menjalankan misinya sesuai awalnya. Tapi kenyataannya tidak kan? Maka perlu koreksi terhadap BoP," tegas JK.

Saat ditanya apakah Indonesia perlu mundur dari BoP, JK menilai keputusan itu tergantung perkembangan beberapa bulan ke depan.

Ia menekankan dukungan terhadap forum jika benar-benar mampu menciptakan perdamaian, khususnya bagi Palestina.

"Kalau BoP bisa membuat kedamaian di Palestina, oke kita dukung. Ada tujuh negara Islam yang tentunya ingin begitu," ujar JK.

JK juga menyoroti praktik BoP terkait hak veto negara adidaya, yang dinilai dapat menghambat upaya perdamaian.

"Jadi ujian terakhir ialah cara mendamaikan Palestina dengan memberikan pengakuan kepada Palestina. Kalau tidak, hanya mendukung Israel ya buat apa," tambahnya.

Pernyataan JK ini sekaligus menjadi catatan bagi forum internasional untuk menyesuaikan tindakan nyata dengan misi perdamaian yang diusung, bukan hanya simbol formalitas diplomatik.*

Editor
: Dharma
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Serang Negara Tetangga, Presiden Iran Minta Maaf
Menjelang Nyepi, Ribuan Pecalang Bali Siap Lindungi Desa Adat dan Wisatawan dari Ancaman Sekala dan Niskala
Jusuf Kalla Tegaskan Indonesia Tak Boleh Netral dalam Konflik Iran
Komisi VIII DPR Yakin Haji 2026 Tetap Aman Meski Konflik Timur Tengah Memanas
Ketegangan Timur Tengah Meningkat! UEA Klaim Cegat 9 Rudal Balistik dan 109 Drone Iran
Jika Harga Minyak Dunia Terus Naik, Purbaya: Kenaikan BBM Bisa Jadi Opsi untuk Tekan Defisit APBN
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru