Era Sang Legenda Berakhir, Lionel Messi Resmi Pensiun dari Timnas Argentina di Usia 39 Tahun
JAKARTA Lionel Messi resmi mengakhiri perjalanan panjangnya bersama Timnas Argentina. Kapten Albiceleste itu mengumumkan pensiun dari se
OLAHRAGA
BITVONLINE.COM – PT Thorcon Power Indonesia terus mempercepat langkah untuk mewujudkan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) di Indonesia. Perusahaan ini siap menginvestasikan sebesar Rp 17 triliun dengan target operasional PLTN pada 2030-2031. Proyek besar ini akan dilakukan di Pulau Kelasa, Kepulauan Bangka Belitung, yang dipilih karena lokasi yang strategis dan kesesuaian dengan rencana pengembangan energi terbarukan berbasis nuklir.
Pulau Kelasa, yang terletak di Bangka Tengah, Kepulauan Bangka Belitung, dipilih sebagai lokasi pengembangan PLTN. Pulau ini memiliki luas sekitar 220,83 hektar dan dikenal dengan keindahan alamnya yang masih alami, dengan pepohonan lebat dan bebatuan granit di pesisir. Meskipun lokasinya yang terisolasi memberikan tantangan tersendiri, Pulau Kelasa juga memiliki potensi besar untuk menjadi lokasi ideal bagi proyek energi bersih ini.
Menurut Direktur Operasi Thorcon Power Indonesia, Bob S. Efendi, pemilihan Pulau Kelasa juga mempertimbangkan faktor keamanan dan keberlanjutan. “Kami sangat memperhatikan kecemasan masyarakat terkait pengembangan energi nuklir. Namun, dengan teknologi yang kami gunakan, risiko dapat diminimalkan dan bahkan dicegah. Kami berkomitmen untuk memastikan PLTN ini aman, ramah lingkungan, dan sesuai dengan standar internasional,” ujar Bob.
Thorcon berencana menggunakan teknologi PLTN yang diklaim lebih aman dan efisien dibandingkan teknologi nuklir konvensional. Teknologi ini bertujuan untuk meminimalisir risiko dan dampak lingkungan, sehingga dapat mengatasi kekhawatiran masyarakat tentang potensi bahaya energi nuklir.
“Desember ini, mungkin awal Desember, kami akan melakukan pendaftaran tapak pertama untuk PLTN. Ini akan menjadi momen bersejarah karena belum pernah ada proyek serupa di Indonesia,” tambah Bob S. Efendi. Proses pendaftaran tapak pertama ini merupakan langkah penting untuk memulai tahapan teknis pembangunan PLTN di Pulau Kelasa.
Salah satu alasan utama pembangunan PLTN ini adalah untuk mendukung target Indonesia dalam mencapai net zero emission (NZE) pada 2060. Kepala Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN), Sugeng Sumbarjo, menekankan pentingnya pemanfaatan energi nuklir sebagai bagian dari upaya untuk mengurangi emisi karbon. Menurut Sugeng, nuklir memiliki keunggulan sebagai sumber energi murah, efisien, dan konsisten yang tidak menghasilkan emisi karbon.
“Untuk mencapai target NZE pada 2060, pembangkit energi nuklir harus menjadi salah satu bagian dari bauran energi nasional. Nuklir adalah sumber energi bersih yang tidak mengeluarkan emisi sama sekali, sehingga dapat membantu memenuhi kebutuhan energi di masa depan tanpa menambah beban terhadap perubahan iklim,” terang Sugeng.
Pembangunan PLTN di Indonesia tidak bisa dilakukan sembarangan. Berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) No.5 tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko, pembangunan PLTN harus mematuhi sejumlah ketentuan yang ketat. PP ini mencakup berbagai aturan mengenai perizinan instalasi nuklir, termasuk yang diatur dalam KBLI 43294 yang mengatur tentang pembangunan instalasi nuklir.
Thorcon Power Indonesia sendiri telah mengirimkan permohonan konsultasi pembangunan PLTN kepada BAPETEN untuk memastikan bahwa proyek ini dapat berjalan sesuai dengan regulasi yang berlaku. Hal ini merupakan langkah awal yang penting dalam memastikan bahwa proyek ini tidak hanya aman secara teknis, tetapi juga sesuai dengan regulasi yang mengatur industri nuklir di Indonesia.
Pembangunan PLTN di Pulau Kelasa juga bagian dari upaya Indonesia untuk mengurangi ketergantungan terhadap sumber energi fosil dan meningkatkan kemandirian energi nasional. Energi nuklir, meskipun masih menjadi topik kontroversial, diharapkan dapat memberikan kontribusi besar dalam menciptakan pasokan energi yang stabil dan bersih untuk masa depan.
Dengan investasi sebesar Rp 17 triliun, Thorcon Power Indonesia berharap dapat memajukan sektor energi terbarukan di Indonesia, mendukung pembangunan berkelanjutan, serta membuka peluang baru dalam industri energi. Jika berhasil, PLTN pertama di Indonesia ini akan menjadi tonggak sejarah dalam pengembangan energi nuklir yang aman dan ramah lingkungan di tanah air. (JOHANSIRAIT)
JAKARTA Lionel Messi resmi mengakhiri perjalanan panjangnya bersama Timnas Argentina. Kapten Albiceleste itu mengumumkan pensiun dari se
OLAHRAGA
JAKARTA Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan Presiden Prabowo Subianto telah menyetujui pemberian tunjangan khusus bagi dokt
KESEHATAN
JAKARTA Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menegaskan penegakan hukum terhadap kebakaran hutan dan lahan atau karhutla harus dilakukan t
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menduga praktik korupsi dalam proses penerimaan mahasiswa baru tidak hanya terjadi di Univers
PENDIDIKAN
JAKARTA Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin mengatakan keberhasilan penanganan kebakaran hutan dan lahan atau karhutla bergantung pad
NASIONAL
JAKARTA Keluarga mendiang Sutrimo mendesak Polda Metro Jaya mencari ponsel milik korban yang hingga kini belum ditemukan. Keluarga menil
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kejaksaan Agung memeriksa tujuh orang saksi dalam penyidikan kasus dugaan korupsi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis atau
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Naomi Sari Kristiani Harefa, adik Iman Harefa, membantah tudingan di media sosial yang menyebut dirinya diduga terlibat dalam kema
HUKUM DAN KRIMINAL
MALUKU Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku menetapkan eks Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Maluku Tengah Muhammad Marasabessy sebagai tersangka
LABUHANBATU SELATAN Dua pejabat senior Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel), Saripuddin dan Hj. Agustina Nasution, memasuk
PEMERINTAHAN