Gubsu Bobby Nasution bersama Ketua MPR RI Ahmad Muzani menyerahkan bantuan kepada korban bencana secara simbolis kepada Bupati Tapsel dan Bupati Langkat di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur, Rabu (11/3/2026). (foto: Diskominfo Sumut/YT Hariono)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
MEDAN - Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) Ahmad Muzani menyerahkan sebanyak 5.000 paket bantuan kepada masyarakat terdampak bencana tahun 2025 di wilayah Sumatera Utara.
Bantuan tersebut diperuntukkan bagi warga di dua kabupaten, yakni Tapanuli Selatan dan Langkat.
Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis kepada Bupati Langkat Syah Afandin dan Bupati Tapanuli Selatan Gus Irawan Pasaribu.
Acara tersebut turut disaksikan Gubernur SumutBobby Nasution bersama Wakil Gubernur Surya di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro, Medan, Rabu, 11 Maret 2026.
Gubernur Bobby Nasution menyampaikan apresiasi kepada Ketua MPR RI atas kepedulian yang diberikan kepada masyarakat terdampak bencana.
Menurut dia, bantuan tersebut sangat berarti bagi masyarakat yang tengah berupaya bangkit dari dampak bencana.
"Bantuan ini tentu sangat berarti dan memberikan semangat bagi masyarakat untuk tetap kuat dan bangkit menghadapi berbagai kesulitan yang ada," kata Bobby.
Ia menjelaskan, bencana yang terjadi pada akhir 2025 di Sumatera Utara berdampak pada berbagai aspek kehidupan masyarakat.
Dalam kondisi tersebut, dukungan dari pemerintah dan berbagai pihak dinilai penting untuk membantu proses pemulihan.
Bobby mengatakan, dari total 5.000 paket bantuan yang disalurkan, sebanyak 3.000 paket diperuntukkan bagi masyarakat di Kabupaten Tapanuli Selatan dan 2.000 paket bagi warga Kabupaten Langkat.
Menurut dia, bantuan tersebut memang tidak dapat menggantikan seluruh kerugian yang dialami masyarakat.
Namun, bantuan tersebut merupakan bentuk perhatian dan kepedulian bersama, sekaligus membantu masyarakat dalam menjalankan ibadah.
"Kami berharap bantuan ini dapat memberikan semangat dan penguatan spiritual bagi masyarakat terdampak bencana, sehingga mereka tetap memiliki harapan dan keyakinan untuk bangkit kembali," ujarnya.
Sementara itu, Ahmad Muzani mengatakan dirinya terkejut ketika mendengar kabar terjadinya bencana banjir dan tanah longsor di sejumlah daerah, termasuk Sumatera Utara, pada akhir 2025. Bencana tersebut berdampak pada berbagai sektor dan menimbulkan korban jiwa.
Ia menyebut bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk dukungan kepada masyarakat, terutama menjelang bulan Ramadan dan perayaan Idulfitri 1447 Hijriah.
Bantuan yang disalurkan berupa paket perlengkapan ibadah seperti mukena, sarung, sajadah, dan Alquran.
"Bantuan ini sebagai penyemangat bagi masyarakat terdampak. Kami juga terus mendukung pemerintah agar pemulihan pascabencana dapat berjalan lebih cepat," kata Muzani.
Ia berharap kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, serta pemerintah kabupaten dan kota dapat terus diperkuat guna mempercepat proses pemulihan di daerah terdampak bencana.
Kegiatan penyerahan bantuan tersebut juga dirangkaikan dengan acara berbuka puasa bersama Ketua MPR RI.
Acara itu turut dihadiri anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia Ade Jona Prasetyo, Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sumut Sulaiman Harahap, unsur Forkopimda Sumut, serta para kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.*