Sehari Tiga Gempa Guncang Indonesia, Getarannya Sampai Terasa hingga Malaysia
KUALA LUMPUR Gempa kuat yang mengguncang Sumatera Utara dan Sulawesi Tengah pada Sabtu (15/8/2026) turut dirasakan hingga wilayah Malaysia
PERISTIWA
JAKARTA — Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Muhadjir Effendy, mengungkapkan bahwa korupsi sering kali terjadi akibat kondisi "lapar spiritual" yang dialami oleh beberapa individu.
Menurutnya, kesenjangan dalam pemenuhan kebutuhan dasar, termasuk ketahanan pangan, dapat mempengaruhi pola pikir dan perilaku seseorang, termasuk dalam hal mengambil keputusan yang salah.
Pernyataan ini disampaikan Muhadjir dalam keterangan persnya saat memberikan penjelasan terkait khotbah Idul Fitri 1447 H yang ia sampaikan.Baca Juga:
Salah satu poin penting dalam khotbah tersebut adalah pentingnya ketahanan pangan sebagai salah satu faktor penentu kemajuan bangsa.
"Sekarang sedang didorong tentang food security, karena kita tahu bahwa persoalan yang paling utama itu adalah soal makan," ujarnya, di Gedung PP Muhammadiyah, Jakarta Pusat, Jumat (20/3/2026).
Muhadjir menegaskan bahwa dalam konteks ketahanan pangan, kebutuhan dasar seperti makan merupakan hal yang paling mendasar untuk menjamin kesejahteraan masyarakat.
Lebih lanjut, Muhadjir menjelaskan bahwa ketika perut sudah kenyang, pikiran akan lebih fokus dan terbuka untuk berpikir dengan jernih.
Sebaliknya, ketika seseorang berada dalam keadaan lapar, baik secara fisik maupun spiritual, dorongan untuk mencari cara memenuhi kebutuhan tersebut bisa mendorong tindakan yang salah, seperti korupsi.
"Jadi, kenyang dulu baru berpikir. Orang kalau berpikir dalam keadaan lapar, nanti yang dipikir bagaimana kenyang," tuturnya.
"Termasuk korupsi itu adalah orang-orang yang berpikir karena keadaan-keadaan lapar, lapar dalam arti spiritual," tambahnya.
Muhadjir juga mengaitkan Idul Fitri dengan refleksi spiritual yang penting dilakukan setiap umat Islam.
Ia melihat bahwa perayaan hari raya Idul Fitri bukan hanya sebagai waktu untuk bersilaturahmi, tetapi juga sebagai momen untuk melakukan evaluasi diri dan memperbaiki kondisi mental dan spiritual.
"Ini sebetulnya peristiwa tiap tahun selalu terjadi dan kesempatan kita untuk melakukan semacam recharging, untuk mengecas kondisi spiritual kita, mental kita, kemudian juga membuat perenungan-perenungan, kemudian bisa menatap ke depan yang lebih cerah," pungkas Muhadjir.
Lebih lanjut, Muhadjir juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung program-program pemerintah yang serius memerhatikan ketahanan pangan dan masa depan bangsa.
Ia menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara kebutuhan fisik dan spiritual dalam membangun negara yang lebih maju dan berkeadilan.
Idul Fitri tahun ini, menurut Muhadjir, menjadi momentum yang baik untuk memperbaharui semangat kebersamaan dan refleksi diri dalam menghadapi tantangan yang ada.*
(tb/ad)
KUALA LUMPUR Gempa kuat yang mengguncang Sumatera Utara dan Sulawesi Tengah pada Sabtu (15/8/2026) turut dirasakan hingga wilayah Malaysia
PERISTIWA
BANDA ACEH Ketua Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Aceh Taqwaddin meminta seluruh pihak menjaga perdamaian di Aceh setelah kerusu
POLITIK
JAKARTA Pernyataan Presiden Prabowo Subianto soal upah pengupas bawang merah sebesar Rp700 ribu per kilogram menjadi sorotan publik. Perny
NASIONAL
JAKARTA Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu&039ti merespons rencana Presiden Prabowo Subianto untuk mulai meng
NASIONAL
JAKARTA Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi Partai NasDem Irma Suryani Chaniago mendukung Presiden Prabowo Subianto melanjutkan program M
NASIONAL
KARO Sejumlah siswa SMA di Berastagi, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, mengalami keracunan setelah menyantap makanan dalam program Makan Be
PERISTIWA
SIMALUNGUN Gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 6,4 mengguncang Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara (Sumut), Sabtu (15/8/2026) sore. Gunc
PERISTIWA
JAKARTA Harga emas Antam hari ini, Minggu (16/8/2026), tercatat tidak berubah dibandingkan perdagangan sebelumnya. Berdasarkan laman resmi
EKONOMI
MAUMERE Gempa bumi magnitudo (M) 7,7 yang mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu (15/8/2026) menyebabkan 47 orang mening
PERISTIWA
KUALA LUMPUR Polisi Malaysia mengungkap perkembangan baru kasus seorang pilot yang ditangkap di Indonesia karena diduga menyelundupkan leb
HUKUM DAN KRIMINAL