BREAKING NEWS
Jumat, 03 Juli 2026

Tiga Prajurit TNI Gugur di Lebanon, DPR: Misi Perdamaian Dunia Tetap Lanjut

- Selasa, 31 Maret 2026 18:32 WIB
Tiga Prajurit TNI Gugur di Lebanon, DPR: Misi Perdamaian Dunia Tetap Lanjut
Anggota Komisi I DPR Fraksi Nasdem, Amelia Anggraini. (foto: Dok. Partai NasDem)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA – Anggota Komisi I DPR Fraksi Nasdem, Amelia Anggraini, menegaskan bahwa Indonesia harus tetap melanjutkan peranannya dalam misi perdamaian dunia meskipun tiga prajurit TNI gugur dalam insiden di Lebanon.

Namun, Amelia juga meminta pemerintah untuk meningkatkan standar keamanan dan kesiapan alat utama sistem persenjataan (alutsista) pasukan Indonesia yang terlibat dalam misi-misi tersebut.

"Kami menegaskan bahwa kontribusi Indonesia dalam misi perdamaian dunia harus tetap dilanjutkan, namun dengan standar keamanan, kesiapan alutsista, dan dukungan intelijen yang lebih adaptif terhadap dinamika ancaman kontemporer," kata Amelia, Selasa (31/3/2026).

Baca Juga:

Amelia mengungkapkan bahwa negara wajib memberikan penghormatan tertinggi kepada tiga prajurit TNI yang telah gugur tersebut.

Tidak hanya itu, Amelia menekankan pentingnya pemenuhan hak-hak keluarga yang ditinggalkan, seperti santunan, jaminan sosial, dan pendampingan berkelanjutan.

Menurutnya, pengorbanan prajurit-prajurit tersebut merupakan bukti nyata komitmen Indonesia dalam menjaga perdamaian dunia, sebagaimana diamanatkan dalam UUD 1945.

"Pengorbanan ini merupakan bukti nyata komitmen Indonesia dalam menjaga perdamaian dunia sebagaimana diamanatkan dalam konstitusi," tegasnya.

Amelia juga mengajak pemerintah dan TNI untuk memperkuat sistem perlindungan bagi pasukan yang bertugas di wilayah misi perdamaian dengan eskalasi konflik tinggi.

Menurutnya, kejadian ini menjadi momentum untuk memperkuat diplomasi pertahanan Indonesia di forum internasional, khususnya dalam memastikan keselamatan personel penjaga perdamaian Indonesia di wilayah-wilayah konflik, seperti Lebanon.

"Peristiwa ini harus menjadi momentum dasar untuk memperkuat diplomasi pertahanan Indonesia di forum internasional, khususnya dalam memastikan keselamatan personel penjaga perdamaian di wilayah konflik seperti Lebanon," imbuh Amelia.

Sejumlah delapan prajurit TNI menjadi korban dalam insiden di Lebanon Selatan akibat eskalasi konflik yang meningkat pesat dalam beberapa hari terakhir.

Pada 29 Maret 2026, satu prajurit TNI gugur dan beberapa lainnya mengalami luka-luka akibat dampak dari bentrokan yang terjadi di wilayah operasi.

Menurut keterangan Kementerian Pertahanan RI, seorang prajurit mengalami luka berat dan dua lainnya luka ringan.

Keesokan harinya, dua prajurit lainnya juga dilaporkan gugur di tengah meningkatnya ketegangan antara Lebanon dan Israel.

Kepala Biro Informasi Pertahanan Sekretariat Jenderal Kementerian Pertahanan Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait mengonfirmasi bahwa peristiwa tersebut terjadi dalam konteks eskalasi konflik di wilayah tersebut.

"Pada 30 Maret 2026, dua prajurit TNI dilaporkan gugur, sementara dua prajurit lainnya mengalami luka berat," jelasnya.

Pemerintah Indonesia bergerak cepat untuk melakukan repatriasi jenazah prajurit yang gugur.

Selain itu, langkah-langkah diplomasi terus diupayakan untuk memastikan keselamatan pasukan perdamaian Indonesia yang bertugas di wilayah konflik tersebut.

Pemerintah juga terus berkoordinasi dengan PBB dan pihak berwenang internasional untuk menanggulangi ancaman terhadap pasukan perdamaian di wilayah tersebut.

Meskipun Indonesia tetap berkomitmen untuk menjalankan misi perdamaian di tingkat internasional, insiden gugurnya tiga prajurit TNI di Lebanon menyoroti pentingnya peningkatan sistem perlindungan dan kesiapan pasukan dalam menghadapi eskalasi konflik yang semakin kompleks.

Negara harus memberikan penghormatan tinggi kepada prajurit yang gugur dan memastikan kesejahteraan bagi keluarga yang ditinggalkan.

Ke depannya, diplomasi pertahanan dan penguatan alutsista diharapkan dapat memperkuat kontribusi Indonesia di misi perdamaian dunia.*


(km/ad)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Wali Kota Medan Buka Musrenbang RKPD 2027, Targetkan Peningkatan Ekonomi dan Kesejahteraan Masyarakat
Bupati Batu Bara Serahkan LKPD Tahun Anggaran 2025 kepada BPK RI
Presiden Prabowo Akui Dirinya 'Micromanager': Menteri Saya Sering Pingsan di Depan Umum
Baleg DPR Tekankan Pentingnya Data: Siapa yang Menguasai Informasi, Dialah yang Menguasai Dunia
Banggar DPR RI Desak Pemerintah Hentikan Kompensasi Listrik untuk Orang Kaya Demi Stabilitas Fiskal
Pemprov Sumut Terima Rp 4,5 Miliar dari Sektor Pertambangan pada 2025, Targetkan Peningkatan PAD
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru