Wakil Bupati Safrizal Sampaikan Nota LKPJ 2025, Bentuk Akuntabilitas Kinerja Pemerintah
BATU BARA, 30 Maret 2025 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Batu Bara menggelar Rapat Paripurna dengan agenda penyampaian N
PEMERINTAHAN
MEDAN - Usulan alokasi minimal 35 persen APBD Kota Medan untuk kawasan Medan Utara kembali mengemuka.
Wakil Ketua Komisi I DPRD Kota Medan, H. Muslim Harahap, mengingatkan Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, agar tidak mengabaikan amanat yang sudah tertulis dalam RPJMD 2025–2029.
Baca Juga:
Masalahnya sederhana: aturan sudah ada, tapi pelaksanaannya belum jelas.
Selama ini, Medan Utara—meliputi Belawan, Labuhan, Marelan, dan Deli—kerap disebut sebagai "halaman belakang" kota.
Infrastruktur tertinggal, angka kemiskinan tinggi, dan akses layanan dasar yang timpang.
Namun dalam praktik anggaran, kawasan ini justru tidak mendapat perlakuan khusus yang sebanding dengan persoalannya.
Muslim menyodorkan angka: 35 persen.
Bukan hanya untuk pembangunan fisik, tetapi juga menyentuh sektor sosial—bantuan sosial, pelatihan kerja, penguatan UMKM, hingga program bedah rumah.
Logikanya terang. Jika kemiskinan terkonsentrasi di satu kawasan, maka intervensi anggaran juga harus terkonsentrasi di sana.
Membagi anggaran secara merata ke 21 kecamatan, tanpa melihat tingkat kebutuhan, justru berpotensi melanggengkan ketimpangan.
Di sinilah persoalan mulai mengerucut: apakah Pemko Medan siap mengubah pola lama?
Saharuddin, dalam pernyataannya kepada sejumlah jurnalis, menyebut usulan ini sebagai solusi konkret.
Ia bahkan menilai, mengabaikan pandangan Muslim—yang disebutnya memahami kondisi riil Medan Utara—adalah langkah yang naif.
Nada kritiknya tidak berhenti di situ. Ia menilai, satu tahun kepemimpinan Rico–Zaky menunjukkan tanda-tanda yang "berpotensi gagal".
Pernyataan keras, tapi bukan tanpa alasan. Publik menunggu terobosan, bukan rutinitas.
Namun, selalu ada ruang untuk membalik keadaan.
Mengadopsi alokasi 35 persen ini bisa menjadi titik balik.
Bukan hanya soal anggaran, tetapi sinyal politik: bahwa pemerintah kota bersedia berpihak pada wilayah yang selama ini terpinggirkan.
Pertanyaannya, apakah keberanian itu ada?
Sebab pada akhirnya, RPJMD hanyalah dokumen. Ia baru bernilai ketika dijalankan.
Tanpa itu, angka 35 persen akan tetap menjadi janji—rapi di atas kertas, tapi kosong di lapangan.*
(ad)
BATU BARA, 30 Maret 2025 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Batu Bara menggelar Rapat Paripurna dengan agenda penyampaian N
PEMERINTAHAN
BATU BARA, 31 Maret 2025 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Batu Bara menggelar Rapat Paripurna dengan agenda penyampaian P
PEMERINTAHAN
BATU BARA, 31 Maret 2025 DPRD Kabupaten Batu Bara menggelar Rapat Paripurna penyampaian jawaban Bupati terhadap pandangan umum fraksi at
PEMERINTAHAN
MEDAN Kota Medan bersiap menjadi panggung dunia dengan kehadiran pelayaran internasional bergengsi, ASEAN Plus Cadet Sail (APCS) 2026. W
PEMERINTAHAN
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto memerintahkan percepatan evakuasi warga terdampak bencana tsunami di Sulawesi Utara dan Maluku Utara.
NASIONAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi memanggil pengusaha Muhammad Suryo sebagai saksi dalam penyidikan kasus dugaan korupsi di lingkunga
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Asosiasi Pengusaha Indonesia mengapresiasi langkah pemerintah dalam merespons tekanan geopolitik global melalui kebijakan transf
EKONOMI
BANDA ACEH Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah atau Dek Fadh, menggelar mediasi untuk menyelesaikan perselisihan terkait pembagian wewenang
PEMERINTAHAN
JAKARTA Ratusan massa menggelar aksi unjuk rasa untuk menolak putusan pailit terhadap PT Dua Kuda Indonesia. Mereka menilai, keputusan ter
PERISTIWA
MEDAN Heliyanto, pejabat pengadaan barang dan jasa (PPK) pada Satker BBPJN Sumut, divonis 5 tahun penjara oleh majelis hakim Pengadilan
HUKUM DAN KRIMINAL