Bedah Jejak Digital dan Hasil Autopsi Winda, Kompolnas Sebut Penyidikan Polrestabes Medan Solid
MEDAN Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) menilai penanganan kasus kematian Winda Lorenza Gowasa oleh Polrestabes Medan sejauh ini berja
PERISTIWA
MEDAN — Keberadaan PT Karya Murni (PT KM) yang memproduksi aspal hotmix di Desa Patumbak II, Kecamatan Patumbak, Kabupaten Deli Serdang, terus menuai keluhan warga.
Aktivitas perusahaan yang melibatkan ratusan kendaraan truk dan alat berat telah menyebabkan kerusakan parah pada ruas jalan di sekitar pabrik, serta meningkatkan polusi debu yang mengganggu kenyamanan warga.
Jalan Pertahanan Gang Bandrek, yang sepanjang 250 meter, kini terancam kecelakaan akibat 100 meter ruas jalan yang berlubang.Baca Juga:
Pada musim hujan, kondisi jalan tersebut berubah menjadi kubangan, membahayakan pengendara yang sering kali terperosok atau tergelincir. Di musim panas, debu dari aktivitas kendaraan alat berat PT KM semakin memperburuk kualitas udara di sekitar lokasi.
Meskipun telah ada upaya persuasif dari tokoh masyarakat setempat yang meminta pihak perusahaan untuk memperbaiki kerusakan jalan, keluhan ini belum mendapatkan respons serius dari PT KM.
Bahkan, perusahaan menganggap kerusakan tersebut sebagai tanggung jawab pemerintah kabupaten atau desa.
"Jalan yang dilalui truk PT KM, yang berbeban jauh di atas 8 ton, sudah tidak layak lagi. Bahkan jalan provinsi yang dilalui saja tidak cukup kuat menahan beban tersebut," ujar Budiman Nadapdap, seorang tokoh masyarakat sekaligus mantan anggota DPRD Sumut, kepada wartawan, Kamis (2/4).
Meski keluhan warga sudah disampaikan ke Kepala Desa Patumbak II, Edi Sucipto, namun pihak PT KM belum menunjukkan itikad baik untuk menangani masalah tersebut.
Warga pun mengusulkan agar pemerintah desa membatasi akses kendaraan bertonase tinggi dengan memasang portal jalan. Jika tidak ada perubahan, warga mengancam akan menggelar aksi ke DPRD dan Kantor Bupati Deli Serdang.
Budiman menegaskan bahwa ia berharap Bupati Deli Serdang, Dr. Asril Tambunan, turun langsung untuk melihat dampak kerusakan jalan dan polusi debu yang ditimbulkan oleh aktivitas PT KM.
Ia juga mendesak pemerintah kabupaten untuk mendorong perusahaan memperbaiki jalan dan menjaga komunikasi yang baik dengan warga sekitar.
Sementara itu, PT KM hanya melakukan penimbunan jalan yang rusak secara sementara dan memberikan bantuan berupa beras 5 kg kepada warga terdampak sebagai "uang debu" pada akhir tahun. Budiman menekankan pentingnya penyelesaian yang lebih serius terkait masalah ini.
"Jika tidak ada penyelesaian yang tuntas, kami khawatir akan terjadi aksi blokade jalan. Pemerintah kabupaten, baik bupati, kecamatan, maupun perangkat desa, harus segera mengambil langkah tegas untuk memperbaiki kerusakan jalan," ujar Budiman.
Di samping masalah infrastruktur, Budiman juga meminta Pemerintah Kabupaten Deli Serdang untuk menyelidiki hubungan kerja antara perusahaan dan karyawan, termasuk hak-hak pekerja yang perlu dilindungi, seperti kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan dan Kesehatan.*
(dh)
MEDAN Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) menilai penanganan kasus kematian Winda Lorenza Gowasa oleh Polrestabes Medan sejauh ini berja
PERISTIWA
PEMATANGSIANTAR Satuan Reserse Narkoba Polres Pematangsiantar menangkap pria berinisial IH (29) yang diduga terlibat peredaran narkotika je
HUKUM DAN KRIMINAL
NIAS SELATAN Sejumlah siswa di Kabupaten Nias Selatan harus menyeberangi sungai untuk pergi ke sekolah setiap hari. Kondisi itu membuat mer
PERISTIWA
MEDAN Pendapatan daerah Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) telah mencapai Rp8,9 triliun hingga 22 September 2026. Realisasi
PEMERINTAHAN
TANJUNGBALAI Satuan Reserse Narkoba Polres Asahan menangkap pria berinisial H (41) yang diduga terlibat peredaran narkotika jenis sabu di K
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Perselisihan akibat berebut remot televisi di sebuah warung kopi di Medan Tuntungan berujung maut. Seorang pemuda berinisial LT (26)
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara berkomitmen merawat enam bangunan cagar budaya yang berada di wila
SENI DAN BUDAYA
MEDAN Polda Sumatera Utara telah menyelesaikan audit investigasi terkait kematian W (30), mantan istri polisi yang ditemukan tewas di Kota
PERISTIWA
MEDAN Polda Sumatera Utara menilai ekshumasi makam W (30), mantan istri seorang polisi yang meninggal akibat luka tembak, belum diperlukan.
PERISTIWA
MEDAN Kualitas udara di Kota Medan pada Rabu (23/9/2026) terpantau berada dalam kategori Baik hingga Sedang. Kondisi tersebut berdasarkan p
KESEHATAN