Dua Kubu Keraton Solo Bersitegang, Kirab Pusaka Malam 1 Suro Masih Tanpa Titik Temu
SOLO Rencana pelaksanaan Kirab Pusaka Malam 1 Suro di Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat belum menemui titik terang. Dua kubu yang
SENI DAN BUDAYA
JAKARTA — Istana Kepresidenan merespons santai video viral pengamat politik Saiful Mujani yang menyinggung soal "menjatuhkan" Presiden Prabowo Subianto.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyatakan kepala negara saat ini lebih fokus pada agenda strategis pemerintahan.
"Saya masih banyak sekali pekerjaan. Saya belum lihat beliau bicara apa. Gitu kira-kira," kata Teddy di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa, 7 April 2026.Baca Juga:
Teddy menegaskan, Presiden tidak terfokus pada polemik yang berkembang di media sosial.
Menurut dia, Prabowo tengah berkonsentrasi pada isu-isu besar yang berkaitan dengan kepentingan nasional.
"Bapak Presiden ngurusin hal besar. Lagi fokus dengan hal-hal yang lebih strategis," ujarnya.
Pernyataan ini muncul setelah Saiful Mujani mengunggah kritik di media sosial X yang menyinggung program pemerintah sebagai "pork barrel politics" atau politik gentong babi.
Kritik tersebut memperkuat perhatian publik terhadap potongan video lama yang kembali beredar.
Dalam video yang viral, Saiful Mujani menyebut perlunya konsolidasi untuk menjatuhkan Prabowo sebagai alternatif di luar mekanisme formal seperti pemakzulan.
Pernyataan itu memicu perdebatan luas di ruang publik.
Menanggapi polemik tersebut, Saiful Mujani sebelumnya telah memberikan klarifikasi.
Ia menyebut pernyataan itu disampaikan dalam forum diskusi halalbihalal bersama sejumlah akademisi dan pengamat politik.
Menurut dia, konteks pernyataan tersebut adalah kritik terhadap situasi politik dan respons atas pernyataan Presiden yang ingin menertibkan pengamat.
Ia menegaskan bahwa apa yang disampaikannya merupakan bagian dari kebebasan berpendapat yang dijamin konstitusi.
"Pernyataan itu adalah sikap politik sebagai warga negara dan akademisi," kata Saiful.
Ia juga membantah tudingan bahwa pernyataannya mengandung unsur makar.
Menurut dia, istilah makar memiliki definisi hukum yang tidak berkaitan dengan ekspresi opini atau kritik politik.
Polemik ini menambah dinamika diskursus publik mengenai batas kritik dan kebebasan berpendapat di era pemerintahan Prabowo, di tengah tingginya intensitas perdebatan politik di media sosial.*
(d/ad)
SOLO Rencana pelaksanaan Kirab Pusaka Malam 1 Suro di Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat belum menemui titik terang. Dua kubu yang
SENI DAN BUDAYA
JAKARTA Menteri Koperasi Ferry Juliantono menegaskan bahwa pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan tidak bisa hanya ditopang oleh satu se
EKONOMI
MIMIKA Komando Distrik Militer (Kodim) 1710/Mimika memulai pembangunan enam Jembatan Garuda yang tersebar di tiga distrik di Kabupaten M
NASIONAL
JAKARTA Pusat Penerangan (Puspen) TNI menggelar dialog interaktif bertajuk Ngobrol Santai Kapuspen TNI Bersama Media di Aula Balai War
NASIONAL
BANDA ACEH Ny. Mukarramah Fadhlullah terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (PERWOSI) Aceh p
OLAHRAGA
BANDA ACEH Pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Banda Aceh periode 20242029 resmi dilantik dalam acara yang berlang
PENDIDIKAN
BANDA ACEH Dosen bersama mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Aceh (FKM Unmuha) berhasil mengembangkan inovasi
PENDIDIKAN
MEDAN Video mobil pemadam kebakaran (damkar) Kota Medan yang terekam memasok air bersih ke sebuah rumah di kawasan Jalan STM Gang Suka Cit
PERISTIWA
BANDA ACEH Ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera, Muhammad Tito Karnavian, mendor
NASIONAL
BANDA ACEH Ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera, Muhammad Tito Karnavian, memint
NASIONAL