BREAKING NEWS
Sabtu, 11 April 2026

BBM Subsidi Tak Naik, Prabowo: Kita Lindungi Rakyat Kecil

Adelia Syafitri - Rabu, 08 April 2026 17:43 WIB
BBM Subsidi Tak Naik, Prabowo: Kita Lindungi Rakyat Kecil
Presiden Prabowo Subianto, dalam rapat kerja pemerintah di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (8/4/2026). (Foto: Tangkapan Layar Sekretariat Presiden / YT)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menegaskan pemerintah tidak akan menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di tengah gejolak global akibat konflik geopolitik.

Kebijakan ini diambil untuk menjaga daya beli masyarakat, khususnya kalangan ekonomi bawah.

Hal itu disampaikan Prabowo dalam rapat kerja pemerintah di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (8/4/2026).

Baca Juga:

Prabowo mengatakan pasokan energi nasional saat ini masih dalam kondisi aman. Pemerintah juga telah menyiapkan sejumlah langkah antisipasi untuk menghadapi potensi krisis dalam 12 bulan ke depan.

"Kita sudah siapkan langkah-langkah untuk mengendalikan konsumsi BBM dalam jangka pendek. Yang kita anggap kritis adalah satu tahun ke depan, setelah itu kita akan semakin kuat," ujar Prabowo.

Ia menambahkan, ketergantungan Indonesia terhadap jalur distribusi global seperti Selat Hormuz relatif tidak besar. Hal ini membuat pasokan minyak dan gas dalam negeri masih dapat dijaga melalui alternatif sumber energi lainnya.

"Kita tidak terlalu terdampak karena sumber kita tidak banyak lewat Selat Hormuz. Kita punya alternatif dan kekuatan dalam negeri yang cukup," katanya.

Prabowo juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran menteri ekonomi yang dinilai mampu menjaga stabilitas pasokan energi nasional di tengah ketidakpastian global.

Lebih lanjut, Prabowo menegaskan BBM bersubsidi akan tetap diperuntukkan bagi masyarakat yang membutuhkan. Ia menegaskan kelompok masyarakat mampu tidak seharusnya menikmati subsidi tersebut.

"BBM subsidi kita pertahankan untuk rakyat kecil, sekitar 80 persen rakyat kita. Yang mampu, yang kaya, gunakan BBM non-subsidi dengan harga pasar," tegasnya.

Pemerintah berkomitmen menjaga keseimbangan antara stabilitas ekonomi dan perlindungan sosial melalui kebijakan energi yang tepat sasaran.*

(d/dh)

Editor
: Adam
0 komentar
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru