294 Santri Ponpes di Sidoarjo Diduga Keracunan MBG, Ada Korban Meninggal?
SIDOARJO Sebanyak ratusan santri dan santriwati Pondok Pesantren Manba&039ul Hikam, Desa Putat, Kecamatan Tanggulangin, Kabupaten Sido
PERISTIWA
JAKARTA - Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera memastikan pemutakhiran data penerima hunian sementara (huntara) dan dana tunggu hunian (DTH) terus dilakukan bagi penyintas bencana.
Kepala Posko Wilayah Satgas PRR Aceh Safrizal ZA menegaskan pihaknya terbuka terhadap usulan baru, termasuk penambahan huntara maupun penerima DTH di wilayah terdampak.
"Sepanjang masih ada masyarakat yang melapor butuh huntara sesuai kategori, tetap akan diproses. Tidak mungkin ditutup meski terlambat," kata Safrizal dalam keterangannya, Sabtu (11/4/2026).Baca Juga:
Hal itu disampaikan merespons usulan penambahan 97 unit huntara dari Bupati Aceh Tamiang untuk warga yang sebelumnya mengungsi dan kini kembali ke daerah asal.
Safrizal menjelaskan, setiap usulan akan diverifikasi melalui pengecekan lapangan, termasuk validasi data berbasis by name by address, serta pencocokan dengan data Badan Pusat Statistik (BPS) dan Nomor Induk Kependudukan (NIK).
Ia juga membuka peluang bagi pemerintah daerah lain untuk mengajukan pembaruan data penerima bantuan guna mengantisipasi adanya penyintas yang belum terdata.
Berdasarkan data Satgas PRR per 9 April 2026, pembangunan huntara di tiga provinsi terdampak telah mencapai 18.678 unit dari total 20.378 unit atau sekitar 91 persen.
Rinciannya:
- Aceh: 16.853 unit dari target 18.524 (90 persen)
- Sumatera Utara: 995 unit dari target 1.024 (97 persen)
- Sumatera Barat: 830 unit (100 persen)
Selain huntara, Satgas PRR juga menyalurkan bantuan DTH bagi penyintas yang tidak tinggal di hunian sementara. Bantuan diberikan sebesar Rp600 ribu per bulan selama tiga bulan, atau total Rp1,8 juta per kepala keluarga.
Hingga saat ini, penyaluran DTH telah mencapai 100 persen kepada 14.750 penerima di tiga provinsi, dengan rincian:
- Aceh: 8.684 penerima
- Sumatera Utara: 4.162 penerima
- Sumatera Barat: 1.904 penerima
Sementara itu, Ketua Satgas PRR Muhammad Tito Karnavian menegaskan pembangunan hunian tetap (huntap) menjadi prioritas utama ke depan.
"Masyarakat diharapkan tidak terlalu lama tinggal di huntara dan segera mendapatkan hunian tetap yang layak," ujar Tito.
Pemerintah menegaskan komitmen untuk memastikan seluruh penyintas bencana mendapatkan bantuan yang tepat sasaran, baik melalui pembangunan huntara maupun penyaluran dana tunggu hunian.*
(d/dh)
SIDOARJO Sebanyak ratusan santri dan santriwati Pondok Pesantren Manba&039ul Hikam, Desa Putat, Kecamatan Tanggulangin, Kabupaten Sido
PERISTIWA
BOGOR Presiden Prabowo Subianto menerima Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono serta Menteri Investasi dan Hilirisasi Ros
NASIONAL
JAKARTA Jumlah penduduk miskin di Indonesia terus menurun sejak awal Reformasi. Namun, penurunan tersebut belum membuat persoalan kemisk
EKONOMI
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto terus mendorong program swasembada pangan sebagai salah satu agenda utama pemerintah. Kebijakan ini di
EKONOMI
KARO Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution memastikan kebutuhan dasar warga terdampak erupsi Gunung Sinabung terpenuhi se
PEMERINTAHAN
MEDAN Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution menginstruksikan percepatan evakuasi warga yang berada di wilayah zona bahaya
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengajak peserta event Jelajah Wisata Budaya (JWB) ke4 menikmati beragam kuliner khas Ko
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mendorong PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Cabang Medan mengubah pola pembiayaan bagi
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mendorong peningkatan kesadaran masyarakat terhadap kesehatan jantung. Upaya tersebut dil
KESEHATAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mendorong PT Kawasan Industri Medan (KIM) Persero memperkuat daya tarik investasi dengan
PEMERINTAHAN