26,6 Juta Orang Keluar dari Kemiskinan, Benarkah Ekonomi Indonesia Makin Sejahtera?
JAKARTA Jumlah penduduk miskin di Indonesia terus menurun sejak awal Reformasi. Namun, penurunan tersebut belum membuat persoalan kemisk
EKONOMI
JAKARTA – Jumlah penduduk miskin di Indonesia terus menurun sejak awal Reformasi.
Namun, penurunan tersebut belum membuat persoalan kemiskinan sepenuhnya teratasi.
Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan jumlah penduduk miskin pada 1998 mencapai 49,5 juta orang atau sekitar 24,2 persen dari total penduduk.Baca Juga:
Angka tersebut turun lebih dari separuh dalam hampir tiga dekade.
Pada Maret 2026, jumlah penduduk miskin tercatat 22,9 juta orang atau 8,07 persen dari total penduduk.
Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti mengatakan, kondisi tersebut berarti sekitar 26,6 juta orang telah keluar dari kemiskinan sejak awal Reformasi hingga Maret 2026.
"Pada 1998 (awal Reformasi), jumlah penduduk miskin mencapai 49,5 juta orang atau sekitar 24,2 persen dari total penduduk, sementara pada Maret 2026, jumlah penduduk miskin sebanyak 22,9 juta orang atau 8,07 persen. Dengan demikian, sejak awal reformasi hingga sekarang, sekitar 26,6 juta orang telah keluar dari kemiskinan." kata Amalia pada Senin (31/8/2026).
Perjalanan penurunan kemiskinan Indonesia tidak berlangsung secara terus-menerus.
Data BPS menunjukkan angka kemiskinan sempat meningkat ketika masyarakat menghadapi berbagai tekanan ekonomi.
Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), inflasi, kenaikan harga beras, hingga pandemi Covid-19 menjadi sejumlah faktor yang memengaruhi kondisi kemiskinan.
Meski mengalami kenaikan pada beberapa periode, secara keseluruhan tingkat kemiskinan terus menurun hingga mencapai 8,07 persen pada Maret 2026.
Dalam lima tahun terakhir, penurunan kemiskinan terjadi baik di perkotaan maupun perdesaan.
JAKARTA Jumlah penduduk miskin di Indonesia terus menurun sejak awal Reformasi. Namun, penurunan tersebut belum membuat persoalan kemisk
EKONOMI
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto terus mendorong program swasembada pangan sebagai salah satu agenda utama pemerintah. Kebijakan ini di
EKONOMI
KARO Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution memastikan kebutuhan dasar warga terdampak erupsi Gunung Sinabung terpenuhi se
PEMERINTAHAN
MEDAN Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution menginstruksikan percepatan evakuasi warga yang berada di wilayah zona bahaya
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengajak peserta event Jelajah Wisata Budaya (JWB) ke4 menikmati beragam kuliner khas Ko
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mendorong PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Cabang Medan mengubah pola pembiayaan bagi
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mendorong peningkatan kesadaran masyarakat terhadap kesehatan jantung. Upaya tersebut dil
KESEHATAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mendorong PT Kawasan Industri Medan (KIM) Persero memperkuat daya tarik investasi dengan
PEMERINTAHAN
BATU BARA Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Labuhan Ruku terus memperkuat komitmennya dalam memenuhi hakhak hukum Warga Binaan P
NASIONAL
BATU BARA Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Labuhan Ruku terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan kesehatan terba
NASIONAL