BREAKING NEWS
Sabtu, 18 April 2026

Tito Karnavian Usulkan Perpanjangan Dana Otsus Aceh, Pemulihan Butuh Waktu Panjang

Adelia Syafitri - Senin, 13 April 2026 13:11 WIB
Tito Karnavian Usulkan Perpanjangan Dana Otsus Aceh, Pemulihan Butuh Waktu Panjang
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, dalam rapat kerja bersama Komisi II DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (13/4/2026). (Foto: Tangkapan Layar TVR PARLEMEN / YT)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian, mengusulkan agar dana otonomi khusus (otsus) Aceh diperpanjang.

Ia menilai pemulihan wilayah tersebut pascabencana membutuhkan waktu cukup panjang, setidaknya hingga tiga tahun.

Hal itu disampaikan Tito dalam rapat kerja bersama Komisi II DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (13/4/2026).

Baca Juga:

Tito mengungkapkan, usulan perpanjangan dana otsus juga datang dari berbagai elemen masyarakat Aceh yang disampaikannya dalam sejumlah kunjungan dan pertemuan.

"Karena tingkat kemiskinan masih tinggi di atas nasional, pengangguran juga tinggi, meskipun IPM membaik tapi masih di bawah nasional, mereka merasa masih memerlukan dana otonomi khusus," ujar Tito.

Ia menyebut, sejumlah pihak di Aceh bahkan mengusulkan agar besaran dana otsus bisa kembali ditingkatkan hingga 2 persen, mendekati skema yang diterapkan di Papua.

Menurut Tito, usulan tersebut cukup rasional mengingat kondisi Aceh yang masih dalam tahap pemulihan pascabencana. Ia mengatakan, untuk mencapai kondisi normal fungsional saja dibutuhkan waktu beberapa bulan ke depan.

Namun, proses pemulihan secara menyeluruh diperkirakan memakan waktu lebih lama, terutama karena adanya bencana susulan seperti banjir dan longsor yang kembali terjadi di sejumlah wilayah.

"Jalan yang sudah dibuka kembali rusak, jembatan terdampak lagi. Ini situasi di lapangan yang kita hadapi," katanya.

Ia menambahkan, pemerintah bersama TNI, Polri, Kementerian PUPR, hingga BNPB saat ini masih terus bekerja melakukan normalisasi dan perbaikan infrastruktur.

Tito mengungkapkan skala kerusakan akibat bencana di Aceh cukup besar. Tercatat lebih dari 4.000 fasilitas pendidikan terdampak, sekitar 36.000 rumah mengalami kerusakan berat atau hilang, serta sedikitnya 79 sungai membutuhkan normalisasi.

"Untuk melakukan pemulihan ini paling cepat menurut saya adalah tiga tahun," tegasnya.

Editor
: Nurul
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Mendagri Ungkap Kemiskinan Papua Masih di Atas Nasional, Papua Selatan Justru Naik
Dorong Ketahanan Pangan, PKK Aceh Ajak Warga Optimalkan Pekarangan Rumah Jadi Sumber Pangan
Cuaca Aceh Hari Ini: Didominasi Hujan Ringan, Sejumlah Wilayah Berawan
Satgas PRR Bantah Menyerah, 480 Lokasi Pascabanjir Aceh Sudah Dibersihkan
Sebagian Besar Wilayah Aceh Diguyur Hujan Ringan, Waspada Petir di Subulussalam
Satgas PRR Pastikan Data Penerima Huntara dan DTH Terus Diperbarui, Usulan Baru Tetap Diproses
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru