BREAKING NEWS
Selasa, 14 April 2026

KPK Awasi Pengadaan Motor Listrik BGN, Ingatkan Rawan Korupsi di Semua Tahap

Nurul - Selasa, 14 April 2026 10:10 WIB
KPK Awasi Pengadaan Motor Listrik BGN, Ingatkan Rawan Korupsi di Semua Tahap
Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi, Budi Prasetyo. (Foto: ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memberi perhatian terhadap pengadaan 25.644 unit sepeda motor listrik oleh Badan Gizi Nasional (BGN). Pengadaan tersebut dinilai masuk dalam sektor yang rawan praktik korupsi.

Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi, Budi Prasetyo, mengatakan pengadaan barang dan jasa merupakan salah satu titik rawan tindak pidana korupsi, sehingga perlu mendapat pengawasan ketat.

"Tentu KPK memberikan perhatian soal itu," ujar Budi kepada wartawan, Selasa (14/4/2026).

Baca Juga:

Menurut Budi, potensi kerawanan sudah bisa muncul sejak tahap perencanaan hingga pelaksanaan dan pertanggungjawaban pengadaan.

"Mulai dari proses awal, perencanaannya itu apakah sudah dilakukan analisis kebutuhan, sehingga berujung kepada spesifikasi kendaraan yang dibutuhkan," jelasnya.

Ia juga menyoroti aspek pemerataan kebutuhan kendaraan di berbagai wilayah. Menurutnya, penting untuk memastikan bahwa spesifikasi kendaraan yang diadakan benar-benar sesuai dengan kondisi lapangan.

Selain itu, KPK juga menekankan pentingnya transparansi dalam penentuan pemenang tender. Hal ini menanggapi isu terkait perusahaan pemenang pengadaan yang dinilai belum memiliki jaringan distribusi luas.

"Dalam konteks pengadaan barang dan jasa, tentu harus dilihat mengapa vendor tertentu yang menang. Harus ada argumentasi yang bisa dipertanggungjawabkan," ujarnya.

Sebelumnya, Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana, menjelaskan bahwa pengadaan sepeda motor listrik tersebut menggunakan anggaran tahun 2025 dan belum didistribusikan secara resmi kepada kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Ia menyebut realisasi pengadaan telah mencapai 21.801 unit dari total sekitar 25 ribu unit yang direncanakan.

Menurut Dadan, kendaraan tersebut akan digunakan di wilayah dengan akses transportasi sulit guna mendukung kelancaran program Makan Bergizi Gratis.

Sementara itu, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan tidak ada pengadaan motor listrik baru pada 2026 karena seluruh anggaran berasal dari alokasi tahun sebelumnya.

Motor listrik yang menjadi bagian dari pengadaan ini diduga merupakan tipe Emmo-JVX GT dan Emmo-JVH MAX.*

(an/dh)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
KPK Sita US$1 Juta Diduga untuk Pansus Haji DPR, Diamankan dari Perantara ZA
Kasus Korupsi Pekalongan Melebar, KPK Pertimbangkan Jerat Keluarga Fadia Arafiq
Mangkir dari Pemeriksaan KPK, Pengusaha Rokok Berpotensi Dijemput Paksa
Tersangka Kasus Korupsi Anoda Logam Siman Bahar Dikabarkan Meninggal di China, KPK Siapkan SP3
Eks Direktur Gas Pertamina Dituntut 6,5 Tahun dalam Kasus Korupsi LNG: Ini Sangat Berat
BGN Bantah Isu Pengadaan Rp4 Triliun: Tidak Benar
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru