BREAKING NEWS
Jumat, 12 Juni 2026

PU Klaim 107 Ruas Jalan Nasional di Sumatera Pulih Pascabencana, Fokus Bangun Kembali Jembatan Darurat

- Sabtu, 18 April 2026 17:09 WIB
PU Klaim 107 Ruas Jalan Nasional di Sumatera Pulih Pascabencana, Fokus Bangun Kembali Jembatan Darurat
Presiden Prabowo Subianto saat meninjau pembangunan Jembatan Bailey di Bireuen, Minggu (7/12). (Foto: BPMI Setpres)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA — Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menyatakan pemulihan konektivitas di wilayah Sumatera yang terdampak bencana telah berjalan signifikan.

Mayoritas infrastruktur jalan dan jembatan nasional kini kembali berfungsi dan mendukung mobilitas masyarakat di daerah terdampak.

Berdasarkan data Kementerian PU per pertengahan April 2026, sebanyak 107 ruas jalan nasional yang sempat terdampak bencana telah pulih sepenuhnya.

Baca Juga:

Selain itu, 43 unit jembatan nasional juga telah kembali beroperasi.

Untuk jaringan jalan daerah, penanganan telah dilakukan pada 2.277 dari total 2.421 ruas terdampak atau sekitar 94 persen.

Sementara itu, 792 dari 1.181 jembatan terdampak atau sekitar 67 persen juga telah kembali difungsikan.

Di tingkat wilayah, pemulihan konektivitas di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat dilaporkan telah mencapai kondisi penuh untuk ruas jalan dan jembatan nasional, sehingga akses antarwilayah kembali terbuka bagi masyarakat.

Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo menyebut pemulihan konektivitas menjadi prioritas utama dalam penanganan pascabencana.

Menurut dia, akses transportasi merupakan faktor kunci dalam memastikan distribusi bantuan dan pemulihan aktivitas sosial-ekonomi.

"Konektivitas adalah urat nadi aktivitas sosial dan ekonomi. Dalam kondisi bencana, yang paling utama adalah memastikan akses tetap terbuka agar penanganan darurat, distribusi bantuan, dan mobilitas warga dapat berjalan," kata Dody, Jumat, 17 April 2026.

Ia menegaskan Kementerian PU terus berupaya mempercepat pemulihan melalui berbagai langkah teknis, termasuk pemasangan jembatan darurat di wilayah yang aksesnya terputus.

Sejumlah jembatan darurat jenis Bailey dengan bentang hingga 30 meter dan kapasitas beban 30 ton telah dipasang.

Hingga April 2026, total 36 unit jembatan Bailey telah terpasang di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Selain itu, jembatan Armco juga digunakan menyesuaikan kondisi lapangan sebagai solusi sementara untuk menjaga kelancaran mobilitas masyarakat, termasuk distribusi logistik.

Dalam jangka menengah, Kementerian PU meningkatkan anggaran sektor Bina Marga sebesar Rp 7,61 triliun menjadi Rp 21,90 triliun.

Anggaran tersebut difokuskan pada perbaikan jalan nasional dan daerah serta penanganan longsoran di wilayah rawan bencana.

Pemerintah juga menerapkan pendekatan build back better, yakni tidak hanya memulihkan infrastruktur yang rusak, tetapi juga memperkuat ketahanannya terhadap risiko bencana di masa mendatang.

"Kita tidak hanya memperbaiki, tetapi membangun kembali dengan standar yang lebih kuat agar lebih tahan terhadap bencana," ujar Dody.

Kementerian PU menyatakan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah serta kementerian dan lembaga terkait untuk mempercepat proses identifikasi dan penanganan infrastruktur terdampak.

Pemerintah menargetkan pemulihan konektivitas dapat segera tuntas guna mendukung pemulihan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.*


(km/ad)

Editor
: Abyadi Siregar
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Fahri Hamzah Ungkap Prabowo Tak Ingin Dua Periode Jika Tak Berprestasi: Beliau Malu
Jusuf Kalla Akhirnya Buka Suara Soal Laporan Penistaan Agama di Ceramah UGM
Emosi Dipicu Kabar Perselingkuhan Istrinya, Pria di Sunggal Nekat Bakar Rumah Ibu Sendiri
Koramil 02/Wih Pesam Hijaukan Bantaran Sungai Redelong, Cegah Erosi Sungai dan Mitigasi Bencana
Jembatan Perintis Garuda Masuk Tahap III, TNI Buka Akses Desa Terpencil di Aceh Tengah
Kahiyang Ayu Tekankan Peran UMKM sebagai Tulang Punggung Ekonomi, Dorong Tembus Pasar Nasional dan Ekspor
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru