Purbaya Dorong Sinkronisasi Kebijakan Fiskal dan Moneter untuk Perkuat Rupiah
JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan pentingnya penguatan koordinasi antara kebijakan fiskal dan moneter untuk menjaga
NASIONAL
JAKARTA — Purbaya Yudhi Sadewa resmi melantik lima pejabat eselon II baru di lingkungan Kementerian Keuangan, Selasa (21/4/2026). Pelantikan ini menjadi bagian dari penguatan struktur birokrasi dalam menghadapi dinamika ekonomi global yang kian kompleks.
Dalam sambutannya, Purbaya mengingatkan para pejabat yang baru dilantik agar memahami besarnya tanggung jawab yang kini diemban. Ia menegaskan jabatan merupakan bentuk kepercayaan negara yang harus dijaga.
"Hari ini kita lantik pejabat baru, intinya satu, Anda sekarang pegang kepercayaan negara di tengah dunia yang tidak stabil," ujar Purbaya.Baca Juga:
Ia juga menekankan pentingnya menjaga integritas dalam menjalankan tugas. Menurutnya, jabatan bukan sekadar fasilitas, melainkan amanah yang harus dipertanggungjawabkan.
Adapun lima pejabat pimpinan pratama yang dilantik yakni Rofii Edy Purnomo sebagai Kepala Biro Advokasi, Ihda Muktiyanto sebagai Kepala Pusat Analisis dan Harmonisasi Kebijakan, serta Ferry Ardiyanto sebagai Direktur Strategi Kesejahteraan dan Pemerataan Ekonomi.
Kemudian Sugeng Apriyanto dipercaya sebagai Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Kekayaan Negara Kalimantan Timur dan Utara, serta Suska sebagai Direktur Pengembangan Perbankan, Pasar Keuangan, dan Pembiayaan Lainnya.
Pelantikan ini merupakan bagian dari penyegaran organisasi yang sebelumnya telah dilakukan Kementerian Keuangan. Pada bulan lalu, Kemenkeu melakukan rotasi terhadap 1.585 pejabat, termasuk 44 pejabat eselon II di berbagai unit strategis.
Rotasi tersebut mencakup penempatan di sejumlah unit eselon I, seperti Sekretariat Jenderal, Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN), Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR), hingga badan-badan strategis lainnya.
Langkah ini diharapkan dapat memperkuat kinerja institusi dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional di tengah tantangan global yang terus berkembang.*
(in/dh)
JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan pentingnya penguatan koordinasi antara kebijakan fiskal dan moneter untuk menjaga
NASIONAL
JAKARTA Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi membantah anggapan bahwa pemerintah baru bergerak atau baru menggelar rapat ko
POLITIK
BEIJING Reaktor fusi Experimental Advanced Superconducting Tokamak (EAST) milik China kembali menjadi sorotan dunia setelah berhasil menca
SAINS DAN TEKNOLOGI
JAKARTA Tifauzia Tyassuma atau Dokter Tifa menyoroti status kelengkapan berkas perkara (P21) dalam kasus dugaan tudingan ijazah palsu Pres
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad memanggil Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dan Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo ke
EKONOMI
JAKARTA Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengungkapkan dua strategi utama dari sisi fiskal dan moneter untuk memperkuat nilai tu
EKONOMI
JAKARTA Ketua Umum PSSI Erick Thohir memberikan apresiasi kepada pelatih Timnas Indonesia John Herdman yang berani memberikan kesempatan k
OLAHRAGA
JAKARTA Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana menyebut sektor pariwisata Indonesia saat ini berada pada jalur pertumbuhan yang posit
PARIWISATA
JAKARTA Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali mengalami penurunan pada perdagangan hari ini, Sabtu (6/6/2026). Harga em
EKONOMI
JAKARTA Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman menyatakan dukungan penuh terhadap Badan Narkotika Nasional (BNN) yang berhasil membongkar j
HUKUM DAN KRIMINAL