BREAKING NEWS
Rabu, 29 April 2026

SMK3 Digenjot, Menaker Yassierli Fokus Wujudkan Tempat Kerja Lebih Aman

Raman Krisna - Rabu, 29 April 2026 17:27 WIB
SMK3 Digenjot, Menaker Yassierli Fokus Wujudkan Tempat Kerja Lebih Aman
Menteri Ketenagakerjaan Yassierli di Kantor Kemnaker, Jakarta, Rabu (29/4/2026). (foto: Biro Humas Kemnaker)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) terus memperkuat upaya menciptakan lingkungan kerja yang aman melalui pembinaan dan sertifikasi Ahli Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

Program tersebut kini memasuki gelombang kedua (batch II) dengan melibatkan 2.100 peserta.

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan bahwa peningkatan jumlah tenaga Ahli K3 menjadi bagian penting dalam mempercepat penerapan budaya keselamatan kerja di seluruh sektor industri.

Baca Juga:

"Selain meningkatkan jumlah Ahli K3 melalui program sertifikasi, kita juga menargetkan percepatan penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3)," ujar Yassierli di Kantor Kemnaker, Jakarta, Rabu (29/4/2026).

Yassierli menjelaskan, perusahaan dengan risiko tinggi atau yang memiliki lebih dari 100 pekerja diharapkan memiliki sistem mitigasi risiko yang jelas, termasuk kebijakan keselamatan kerja, pelatihan pekerja, hingga evaluasi berkelanjutan.

Menurutnya, penerapan SMK3 menjadi langkah penting untuk memperkuat budaya keselamatan kerja nasional serta menekan angka kecelakaan kerja di Indonesia.

Saat ini, sekitar 18 ribu perusahaan telah menerapkan SMK3. Pemerintah menargetkan jumlah tersebut dapat meningkat secara signifikan dalam beberapa tahun ke depan.

Kemnaker juga mendorong percepatan sertifikasi SMK3 dengan biaya yang lebih terjangkau serta memperkuat peran auditor agar proses implementasi berjalan lebih luas dan efektif.

Selain itu, pemerintah mengajak seluruh pemangku kepentingan ketenagakerjaan, mulai dari lembaga audit, dunia usaha, hingga serikat pekerja, untuk berkolaborasi dalam membangun ekosistem K3 nasional.

"Saya berkomitmen melibatkan serikat pekerja sebagai bagian dari penguatan SMK3 untuk meningkatkan keselamatan, produktivitas, dan daya saing perusahaan," tegasnya.*


(ad)

Editor
: Raman Krisna
0 komentar
Tags
beritaTerkait
May Day 2026 di Sumut Dipusatkan di GOR Astaka, Pemprov Siapkan Dialog dan Perlindungan 20 Ribu Pekerja Rentan
Pemerintah Beri Diskon 50% Iuran JKK dan JKM untuk Pekerja Mandiri, Berlaku Bertahap hingga 2027
Legislator PDIP Desak Audit KAI Usai Kecelakaan KA di Bekasi, Singgung Sistem Keamanan Berlapis yang Dinilai Belum Optimal
Kemenkum Tegaskan Larangan Pembajakan Siaran Olahraga, Streaming Ilegal dan Reupload Konten Bisa Dipidana
Harga Plastik Melonjak hingga 70%, Kemendag Siapkan Skema Subsidi Industri
Kemnaker Luncurkan Talent and Innovation Hub di Bekasi, Talenta Kini Tak Cuma Cari Kerja tapi Bisa Ciptakan Peluang Baru
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru