BREAKING NEWS
Minggu, 08 Maret 2026

Naim Qassem Ditunjuk Sebagai Pemimpin Baru Hizbullah, Menggantikan Hassan Nasrallah

BITVonline.com - Selasa, 29 Oktober 2024 10:57 WIB
Naim Qassem Ditunjuk Sebagai Pemimpin Baru Hizbullah, Menggantikan Hassan Nasrallah
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

Beirut, — Naim Qassem resmi dilantik sebagai Sekretaris Jenderal Hizbullah pada Selasa (29/10), menyusul tewasnya Hassan Nasrallah akibat serangan Israel di pinggiran Beirut pada 27 September 2024. Sebelumnya, Qassem menjabat sebagai deputi kepala kelompok tersebut sejak 1991.

Hizbullah, yang didirikan pada tahun 1982 sebagai reaksi terhadap invasi Israel ke Lebanon, telah berkembang menjadi salah satu kekuatan politik dan militer paling berpengaruh di negara itu. Dalam keterangan resminya, Hizbullah menyatakan bahwa pemilihan Qassem dilakukan oleh Majelis Syura dan telah sesuai dengan mekanisme yang berlaku dalam organisasi.

Naim Qassem dikenal sebagai sosok yang aktif dalam komunikasi dengan media, baik lokal maupun internasional. Namanya sering muncul dalam konteks konflik yang berkepanjangan antara Hizbullah dan Israel, terutama sejak ketegangan meningkat tahun lalu. Sebelumnya, terdapat spekulasi mengenai pengganti Nasrallah, dengan nama Hashem Safieddine sempat mencuat. Namun, Safieddine dilaporkan tewas dalam serangan Israel awal bulan ini.

Qassem diharapkan dapat melanjutkan kebijakan dan visi yang telah ditetapkan oleh Nasrallah, meskipun tantangan berat menanti di depan, mengingat situasi politik dan keamanan yang tidak menentu di Lebanon. Sebagai pemimpin baru, Qassem akan menghadapi tugas penting untuk memperkuat posisi Hizbullah dalam menghadapi berbagai ancaman, terutama dari Israel.

Dengan penunjukan Qassem, Hizbullah berharap untuk tetap solid dan berpengaruh di tengah dinamika yang terus berubah di kawasan tersebut. Ke depannya, semua mata akan tertuju kepada langkah-langkah yang akan diambil oleh Qassem dan tim kepemimpinannya dalam menjaga stabilitas dan keberlangsungan kelompok ini di Lebanon.

(N/014)

0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru