Pemerintah Targetkan 3,49 Juta Lapangan Kerja Baru pada 2027, Hilirisasi Jadi Motor Utama
JAKARTA Pemerintah menargetkan penciptaan 2,57 juta hingga 3,49 juta lapangan kerja baru pada 2027 sebagai bagian dari strategi mendoron
EKONOMI
JAKARTA - Ketua Badan Sosialisasi MPR RI, Abraham Liyanto, menyatakan pihaknya menghormati keputusan SMAN 1 Pontianak yang menolak mengikuti final ulang Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang sempat diwarnai polemik.
Abraham mengatakan, jajaran pimpinan MPR telah bertemu langsung dengan pihak SMAN 1 Pontianak untuk membahas sikap sekolah tersebut.
Pertemuan itu, menurut dia, berlangsung dalam suasana terbuka dan penuh saling pengertian.Baca Juga:
"Tadi pagi jam 8, pimpinan MPR yang diwakili Pak Hidayat Nur Wahid, Pak Eddy Soeparno, saya, serta Sekjen dan jajaran menerima kunjungan Kepala Sekolah dan Wakil Kepala Sekolah SMAN 1 Pontianak di ruang Nusantara V, Kantor MPR RI. Kami sangat menghargai dan memahami sikap mereka," ujar Abraham, Kamis (14/5/2026).
Ia menambahkan, pembahasan terkait polemik LCC tersebut akan dibawa ke rapat pimpinan MPR pada Senin (18/5) untuk diputuskan lebih lanjut, termasuk kemungkinan digelarnya ulang final lomba.
Di sisi lain, SMAN 1 Pontianak sebelumnya menyatakan tidak akan terlibat dalam pelaksanaan ulang LCC Empat Pilar yang direncanakan MPR RI.
Sikap itu disampaikan melalui akun resmi sekolah di media sosial.
Pihak sekolah menegaskan keputusan tersebut bukan bentuk penolakan terhadap hasil lomba semata, melainkan upaya menjaga transparansi dan kejelasan penilaian.
SMAN 1 Pontianak juga menyatakan tetap menghormati hasil yang telah ditetapkan panitia.
Dalam pernyataannya, sekolah itu turut menyampaikan dukungan kepada SMAN 1 Sambas yang akan mewakili Kalimantan Barat di tingkat nasional, sekaligus meminta maaf atas kegaduhan yang terjadi.
Polemik bermula dari final LCC pada 9 Mei 2026, ketika jawaban SMAN 1 Pontianak dinyatakan salah oleh juri dan dikenai pengurangan poin, sementara jawaban serupa dari SMAN 1 Sambas justru dinilai benar.
MPR kemudian menyebut terdapat kendala teknis pada sistem pengeras suara yang memengaruhi penilaian.
Ketua MPR RI Ahmad Muzani sebelumnya memastikan final LCC tingkat Kalbar akan digelar ulang untuk menjaga objektivitas dan keadilan lomba.
Hasil sementara yang beredar menunjukkan adanya perbedaan signifikan dalam perolehan poin yang kemudian memicu sorotan publik dan perdebatan mengenai akurasi penilaian.*
(kp/ad)
JAKARTA Pemerintah menargetkan penciptaan 2,57 juta hingga 3,49 juta lapangan kerja baru pada 2027 sebagai bagian dari strategi mendoron
EKONOMI
JAKARTA Presiden Belarus Alexander Lukashenko menawarkan kerja sama strategis kepada Indonesia melalui alih teknologi, pelatihan sumber
EKONOMI
JAKARTA Pemerintah bersama DPR RI resmi menyepakati hasil pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) serta Renc
EKONOMI
MEDAN Dewan Pimpinan Daerah Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (DPD GAMKI) Sumatera Utara mengapresiasi langkah cepat Gubernur Suma
PEMERINTAHAN
BANDA ACEH Polda Aceh menggelar syukuran Hari Bhayangkara ke80 di Gedung Presisi Polda Aceh, Rabu (1/7/2026). Momentum tersebut dimanfa
NASIONAL
BANDA ACEH Gubernur Aceh Muzakir Manaf menyampaikan belasungkawa mendalam atas gempa kembar yang mengguncang Venezuela dan menimbulkan r
NASIONAL
MEDAN Maestro musik Batak bergelar DR (HC), Bunthora Situmorang, menyatakan optimistis Felicia Sihombing mampu menampilkan performa terb
ENTERTAINMENT
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) mengungkap adanya dugaan keterlibatan seorang anggota TNI Angkatan Darat aktif berinisial Kolonel BU
HUKUM DAN KRIMINAL
BINJAI Samha Putra kembali dipercaya memimpin Asosiasi Futsal Kota (AFK) Binjai untuk periode 20262030. Ia terpilih secara aklamasi dal
OLAHRAGA
JAKARTA Nama Bupati Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, Suhardiman Amby, menjadi perhatian publik setelah ditetapkan sebagai tersangka ol
HUKUM DAN KRIMINAL